Berita

COLIBRI EC HL-1208 MENGALAMI CRASH LANDING DAN TERBAKAR

Dibaca: 12 Oleh 11 Jun 2010Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Mayday..mayday,… Colibri Hotel Lima One Two one one engine failure dan crash landing in Runway zero nine. Itulah penggalan percakapan antara penerbang dengan petugas pengatur lalui lintas udara di Tower Base Ops Lanud Suryadarma. Selintas kemudian kemudian petugas PLLU menyampaikan informasi tersebut ke pejabat yang berwenang Lanud Suryadarma dan langsung diterima oleh Kepala Dinas Operasi Letkol Pnb Moh Syafii.

Pesawat Colibri HL 1211 yang diterbangkan oleh Lettu Pnb Adi Buana dan Letda Pnb Fariana mengalami crash landing di Beginning Runway 09 (11/6). Selanjutnya crash team dari Baseops meluncurkan mobil pemadam kebakaran, ambulance, Commando car , satpom dan skadron udara 7 beserta personel yang terlibat. Seluruh awak pesawat dievakuasi menuju rumah sakit menggunakan ambulance yang telah siap sedia.

Untuk sementara pesawat dijaga oleh personel satpom yang telah diterjunkan dan mobil pemadam kebakaran sibuk menjinakkan api yang berkobar di pesawat colibri tersebut. Dari informasi didapatkan bahwa air crew yaitu Serda Rudi sebagai Juru Mudi Udara mengalami luka yang serius yaitu patah tulang kaki dextra bagian bawah dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Lanud Suryadarma selanjutnya akan dievakuasi ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara Dr Esnawan Antariksa Jakarta.

Baca juga:  LANUD SUPADIO GELAR ACARA BUKA PUASA BERSAMA

Demikian simulasi Crash Landing yang di skenariokan oleh Direktur Latihan Letkol Pnb Moh Syafii yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi Lanud Suryadarma dalam melaksanakan latihan Walet trampil . Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa latihan walet trampil ini untuk menguji kesiapsiagaan dalam menghadapi kejadian yang tidak diinginkan.

Kapten Pnb Anggit Budi W selaku kepala pelaksana kegiatan ini mengatakan bahwa kesiapan dalam menghadapi kejadian yang tidak diinginkan dalam penerbangan harus tajam dan terarah. Hal ini dengan tujuan agar kesiapan menghadapi kejadian lebih cepat, akurat dan integral antara satuan terkait. Kegiatan ini juga merupakan refreshing bagi anggota Skadron Udara 7, Rumkit, Base Ops dan Satpom dalam kesiapannya menghadapi suatu accident yang akan terjadi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel