Berita

Commander Call Kasau di Lanud Iswahjudi

Dibaca: 4 Oleh 10 Mar 2015Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna didampingi para Asisten Kasau, Pangkoopsau II dan pejabat Mabesau mengunjungi Lanud Iswahjudi Madiun, dalam rangka meninjau kesiapan operasional satuan jajarannya, serta memberikan pengarahan kepada para perwira penerbang Lanud Iswahjudi, Selasa (10/3). 

Kasau dalam arahannya mengatakan, dalam situasi apapun prajurit angkatan udara harus selalu siap menghadapi berbagai ancaman yang membahayakan keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) maupun keselamatan bangsa dan negara. 

Seorang perwira dituntut harus memiliki karakter yaitu harus menjadi bagian dari solusi dan bukan mejadi bagian atau bahkan jadi bagian pembuat masalah. Perwira juga harus memiliki pragmatisme karena kondisi saat ini dalam berkarier cendrung melupakan proses alami dan lebih menghendaki hasil yang instan dengan menghalalkan segala cara. 

Dikatakan, semakin hari sulit menemukan implementasi sifat-sifat kejujuran, tanpa disadari kita sering tertipu pembungkus berupa penampilan cara berbicara dan prilaku yang belakangan secara disadari, itu merupakan topeng ketidakjujuran yang pada akhirnya merusak tatanan kehidupan secara menyeluruh. 

Baca juga:  Danlanud RHF Hadiri Upacara Pembukaan Jelajah Kapal Pehalawanan dalam Rangka Hari Pahlawan Tahun 2019

Kredibilitas setiap perwira terletak pada sesamaan antara ucapan dengan perbuatan yang konsisten, perbuatan yang dilihat dan dipahami positif orang lain adalah penjelmaan dari tanggung jawab yang dapat di pertanggungjawabkan, jelas Kasau. 

Kasau mengaharapkan para perwira tidak menilai negatif orang lain, justru belajarlah mencari kelebihan dan positif orang lain serta carilah kelemahan dan kekuranga pada diri sendiri, harapnya. 

Usai memberikan pengarahannya Kasau meninjau Skadron Udara 15 T-50i Golden Eagle, Skadron Udara 14 F-5 Tiger, Skadron Udara 3 F-16 Fighting Falcon, Gudang Penerimaan Lanjutan (GPL), Sathar 21, Skadron Tehnik 042, dan Depohar 60.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel