Berita

CRASHTEAM LANUD ISWAHJUDI SELALU SIAGA

Oleh 14 Mei 2010 Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Sebagai Pangkalan Operasi yang setiap saat selalu melaksanakan berbagai bentuk operasi udara dengan pesawat-pesawat tempur yang dimiliki, Lanud Iswahjudi yang saat ini dikomandani oleh Marsekal Pertama TNI Bambang Samoedro, S.Sos selalu berupaya untuk mewujudkan terciptanya zero accident dalam setiap misi operasi. Hal ini dimaksudkan agar setiap misi operasi udara maupun pelaksanaan tugas lain yang menjadi tanggung jawabnya dapat dilaksanakan dengan hasil maksimal, lancar dan selamat. Akan tetapi diluar perencanaan manusia yang telah disiapkan secara optimal, tidak menutup kemungkinan suatu accident yang tidak diharapkan bisa terjadi dengan tiba-tiba. Disamping itu, melihat berbagai berbagai kasus kecelakaan pesawat yang terjadi, maka dipandang perlu kesiapan suatu tim yang harus bertugas untuk memberikan pertolongan pertama bila suatu accident terjadi. Tim tersebut diharapkan pula mampu meminimalisir terjadinya kerugian yang lebih besar dari suatu accident penerbangan yang terjadi.

 

Tim yang memiliki tugas tidak ringan tersebut adalah Crashteam (Tim Penanganan Kecelakaan Pesawat) yang harus selalu siaga di Base Ops Dinas Operasi Lanud Iswahjudi. Tim tersebut dibentuk dari beberapa satuan di Jajaran Lanud Iswahjudi, diantaranya adalah Anggota Pengatur Lalu Lintas Udara (PLLU), Anggota Pemadam Kebakaran (PK), Anggota Paskhasau, Anggota Pomau, Anggota Intelpam, Anggota Rumah Sakit/mobil ambulance dan Anggota Pentak, yang keberadaannya di bawah kendali Kepala Dinas Operasi Lanud Iswahjudi.

 

Walaupun setiap pelaksanaan penerbangan selalu diawali dengan pengecekan kesiapan pesawat dan kelaikan terbang oleh ground crew / Teknisi, bahkan setiap penerbang harus pula melakukan pengecekan terakhir setiap akan memulai mengoperasikan pesawat tersebut, tetapi accident dapat terjadi kapan dan dimana saja. Oleh karenanya keberadaan crashteam menjadi keharusan untuk selalu disiagakan. Keberadaan crashteam tersebut sangat diperlukan Lanud Iswahjudi, meskipun tugasnya tidak diharapkan, karena apabila creashteam tersebut beraksi berarti telah terjadi accident yang sangat tidak diharapkan oleh semua pihak. Disamping itu dengan terjadinya accident, maka TNI AU mengalami kerugian yang berupa alutsista maupun personel yang mengawakinya.

 

Walaupun petugas crashteam hanya menunggu dan baru bekerja bila terjadi accident tetapi tim tersebut harus selalu siaga setiap saat dan tidak boleh lengah sedikitpun. Untuk memantabkan kesiagaan tersebut, maka Crashteam selalu berlatih/me-refresh kembali kemampuannya secara periodik untuk meningkatkan profesionalismenya. Disamping itu Crashteam tidak boleh sembarangan dalam pelaksanaan tugasnya, akan tetapi harus selalu berpedoman pada petunjuk yang berlaku.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel