Berita

Dan Lanud Soewondo Pimpin Safety Meeting

Dibaca: 7 Oleh 16 Mei 2016Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Seiring dengan meningkatnya pembangunan di Kota Medan dewasa ini, pihak lanud Soewondo mengkhawitirkan keamanan dan keselamatan dengan banyaknya obstacle yang berada di sekitar Lanud terhadap penerbangan yang akan landing dan take off di Lanud Soewondo. Apa lagi Lanud Soewondo merupakan satu-satunya Pangkalan aju yang siap digunakan sewaktu-waktu untuk mengatasi eskalasi konflik di Laut China Selatan maupun Keamanan jalur laut di selat malaka dan menjadi pangkalan udara untuk evakuasi dan bantuan bagi korban Bencana Alam. Kamis (12/5)

Terkait dengan hal tersebut, Komandan Lanud Soewondo, Kolonel Pnb Ariefin Sjahrir merasa perlu untuk mengajak seluruh stake holder penerbangan, pemerintah daerah dan pimpinan perusahaan property untuk bersama-sama menjadikan safety atau keselamatan adalah menjadi hal yang utama. Dengan bertempat di VIP Room Abdul Karim Saleh Lanud Soewondo, Danlaud memimpin acara Safety Meeting dengan suasana diskusi saling terbuka dan tidak ada jarak. Tema yang diusung pada Safety Meeting kali ini adalah, “ Safety Meeting dalam rangka meningkatkan keamanan dan keselamatan penerbangan serta resiko bahaya penerbangan terhadap masyarakat sekitar”.

Baca juga:  Mempertegas Aturan Pemerintah, Personil Lanud MUS Berlakukan Razia Kartu Vaksin.

Pada acara tersebut Danlanud mengatakan bahwa, Safety Meeting ini bertujuan untuk memecahkan masalah secara bersama-sama agar tidak terjadi kejadian yang telah lalu dan mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Kota Medan yang tumbuh berkembang sekarang ini banyak bangunan tinggi atau High Rise Building yang ketinggiannya melebihi aturan dalam Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

sebagai otoritas yang bertanggungjawab terhadap Keamanan dan Keselamatan penerbangan di Lanud Soewondo, Danlanud membuat kesepakatan dengan para pengusaha property yang mempunyai Rise High Building di Sekitar Lanud Soewondo untuk bersama-sama bertanggungjawab terhadap keamanan dan keselamatan Penerbangan, karena resiko ini bukan hanya menimpa pesawatnya saja tetapi juga gedung yang ditabrak dan masyarakat didalam serta sekeliling gedung tersebut juga menjadi dampak terhadap penerbangan menjadi resiko bersama.

Danlanud menngajak peserta safety meeting untuk sama-sama sepakat dalam mengedepankan bahwa keselamatan operasi penerbangan adalah hal yang utama dan mengajak para peserta rapat menjadi juta keselamatan penerbangan dimanapun berada khususnya di Kota Medan, kemudia beliau juga mengajak untuk bersama-sama berpartisipasi ikut turun bertanggungjawab mengatasi apabila terjadi musibah kecelakaan pesawat terbang dan selalu berkoordinasi atau bertanya apabila kurang paham atau tidak tahu terhadap semua yang ada kaitannya dengan keamanan dan keselamataan penerbangan, hal ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak kita inginkan.

Baca juga:  Passing Out Parade Capaja AAU 2019

Safety Meeting ini di hadiri oleh GM AP II Bandara Internasional Kualanamu, Otoritas Bandara Wilayah II Medan, Air Nav Indonesia Kualanamu, Kakan SAR, Dinas TRTB Kota Medan, Dinas Perhubungan Pempropsu, Stake Holder penerbangan di Kualanamu dan pengusaha property rise high building di sekitar Lanud Soewondo yang di akhiri dengan Foto Bersama. (Pen Lanud SWO)

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel