Berita

Dankodikau : Kualitas Sumber Daya Manusia TNI AU Produk Lembaga Pendidikan

Dibaca: 5 Oleh 25 Jul 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Kualitas sumber daya manusia TNI Angkatan Udara, merupakan produk dari lembaga pendidikan. Oleh sebab itu, saya mengingatkan kepada seluruh Instruktur dan Gumil jajaran Kodikau khususnya Lanud Sulaiman, harus berani introspeksi diri masing-masing. Seberapa jauhkah kita telah memberikan kontribusi positif terhadap TNI AU khususnya, di Lanud Sulaiman ini.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodikau Marsekal Muda TNI Eko Supriyanto, S.E.,M.M., yang didampingi para pejabat Kodikau dan Komandan Lanud Sulaiman kolonel Pnb Mohammad Syafii, S.I.P., dalam sambutan tertulisnya pada kesempatan jam komandan untuk disampaikan kepada para instruktur Lanud Sulaiman yang dilaksankan di gedung Cendrawasih Lanud Sulaiman, Margahayu, kab. Bandung, Jum’at (22/7).

“Oleh karena itu sesuai dengan tugas yang diemban Lanud Sulaiman, saya ingin mengajak seluruh Instruktur dan Gumil untuk memantapkan pemahaman kita tentang penyelenggaraan pendidikan TNI AU kedepan, agar kita memiliki kesamaan berpikir dan bertindak menuju kearah yang tepat dan benar, dalam pelaksanaan dan evaluasi program kerja secara jujur, transparan, akuntable, bertanggung jawab dan tepat waktu,” kata Dankodikau.

Baca juga:  Personel Lanud Sjamsudin Noor Ikuti Rangkaian Peringatan HUT RI Ke 69

Dikatakan pula bahwa keberhasilan tugas pokok satuan akan tercapai dengan baik apabila ditunjang dengan kematangan jati diri dan loyalitas dari segenap anggotanya, dan penuh kesadaran terhadap tugas dan tanggung jawabnya serta terus berupaya untuk melaksanakan tugas dengan baik. “Sikap mental seperti itu, harus kita pelihara, kita pupuk dan kita kembangkan sebaik-baiknya seiring dengan upaya peningkatan profesionalisme prajurit TNI, sehingga dimanapun bertugas akan memberikan yang terbaik bagi Angkatan Udara, guna mewujudkan Clean Government and Good Governance,” tambahnya.

Hal tersebut senada dengan sambutan yang disampaikan Danlanud Sulaiman yang pada intinya bahwa para instruktur / guru militer sendiri pun harus memiliki kualifikasi, kemampuan dan ketrampilan yang lebih, sehingga dapat mentransferkan ilmu dan ketrampilan tersebut kepada para peserta didiknya melebihi dirinya sendiri.

Usai pengarahan dari Dankodikau, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar masalah kependidikan yang dihadiri oleh 174 tenaga pendidikan/ instruktur yang terdiri dari 50 orang perwira menengah, 51 orang perwira pertama, bintara 63 orang dan 10 orang pegawai negeri sipil.

Baca juga:  TUMBUHKAN SIFAT SALING MENGHORMATI DAN MENGHARGAI PERBEDAAN

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel