Berita

Dankoharmatau: Kincir Angin tahun 1970, Menjadi Monumen Bersejarah

Dankoharmatau : Kincir Angin tahun 1970, Menjadi Monumen Bersejarah
#TNIAU 

TNI AU.  Kincir  Angin (Windmill) yang diproduksi oleh Comet Windmills Australia berdiri sejak tahun 1970 berada tepat dihalaman Depohar 70. Kincir Angin digunakan sebagai sumber tenaga gerak pompa air yang berfungsi mensuplai kebutuhan air bersih di perkantoran dan mendukung kegiatan-kegiatan Pemeliharaan.

Hal tersebut sedikit ilustrasi Komandan Komando Pemeliharaan Materiel Angkatan Udara Marsda TNI Dento Priyono, pada ucara Peresmian Kincir Angin sekaligus menyambut HUT ke-53 Depohar 70, di Lanud Sulaiman, Bandung. Baru-baru ini.

Dankoharmatau, Kincir  Angin yang menjadi icon Depohar 70 pada tahun 70 an memiliki fungsi yaitu menyiapkan air guna mendukung kesediaan air dalam kolam untuk kelangsungan pengetesan Alat Apung dan proses cleaning GSE, Ransus, Mesin Stasioner, Alpeka, Perasut, dan sebagainya.

“Kincir Angin dengan tinggi sekitar 30 meter dari permukaan tanah adalah satu-satunya di wilayah Lanud Sulaeman yang menggunakan Koncir Angin untuk pegadaan sumber mata air dikala itu,  maka Depohar 70 dimasa itu dikenal dengan sebutan Depohar  Kincir.” Tambah Dankoharmatau.

Dankoharmatau melanjutkan, setelah lebih dari 20 tahun masa operasinya, kincir Angin ini kemudian tidak digunakan karena digantikan dengan sumber  air dari sumber yang lain. Yang menjadikan kicir angin tersebut mafukum.

Untuk mengenang keberadaannya pada akhirnya Kincir Angin dimodifikasi, dijadikan sebagai monumen dengan ketinggian 15 meter di atas Kolam dengan luas 512 m2. Dengan tidak merubah tempat tetap berada di wilayah Depohar 70 untuk mengenang salah satu ikon mengenang mesin Stasioner air yang telah bertahun- tahun mendukung kelancaran dan kegiatan pemeliharaan. Tutup Komandan Kohamatau diakhir sambutannya.

.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel