Berita

Dankorpaskhas : Upaya Membentuk Prajurit Paskhas

Dibaca: 5 Oleh 07 Okt 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Bertempat dilapangan upacara Wing III Paskhas Komandan Korpaskhas Marsekal Pertama TNI Harry Budiono, yang diwakilkan Wadankorpaskhas Kolonel Psk M. Harpin Ondeh, SH. upacara pembukaan Pendidikan Kursus Kualifikasi Penangkis Serangan Udara, di Wing III Paskhas, Lanud Sulaiman Bandung, Kamis (7/10).

Kursus Senjata Penangkis Serangan Udara ini, merupakan upaya Korpaskhas membentuk kemampuan khas matra udara bagi para prajuritnya dalam hal pertahanan udara. kemampuan tersebut tentunya terlebih dahulu harus dibekali dengan pengetahuan kedepan dalam menggunakan maupun mengoperasikan para prajurit memahami karateristik senjata tersebut.

Dankorpaskhas menekankan, para pserta didik selama mengikuti belajar dan mengajar, agar menggunakan waktu yang ada untuk lebih difokuskan perhatian untuk belajar dan berlatih. Kesungguhan, kemauan, inovasi serta motivasi yang tinggi, para siswa kelak akan dapat menyelesaikan pendidikan dengan prestasi gemilang.

Kita sadari bersama perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berpacu dengan waktu, terkadang kita tergopoh-gopoh untuk mengikutinya. mengimbangi perkembangan tersebut prajurit Paskhas tidak bisa hanya bergantung pada lembaga pendidikan semata, akan tetapi kemauan dan keinginan mau belajar dan membaca pada setiap kesempatan merupakan kunci keberhasilan para prajurit dalam melaksanakan dan mendukung tugas-tugas kedepan.

Baca juga:  TANTANGAN SEKECIL APAPUN TIDAK BOLEH DIABAIKAN

kepada komandan Wing III Paskhas, para instruktur, dan para instruktur agar mempersiapkan secara optimal sehingga dapat melaksanakan tugas selaku pendidik dengan penuh tanggung jawab. tegakkan prosedur serta keselamatan kerja serta pegang kurikulum yang ada.

Pendidikan yang dilaksanakan sema tiga bullan meliputi pendidikan tori dan praktek, diikuti sejumlah 60 prajurit siswa yang terdiri satu perwira, sembilan bintara dan 50 orang berpangkat tamtama.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel