Berita

DANLANUD ABD SALEH RESMIKAN MUSEUM DIRGANTARA

Dibaca: 118 Oleh 08 Mei 2013Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Museum merupakan tempat pengumpulan benda-benda bersejarah serta tempat untuk mencari referensi perjalanan sejarah suatu institusi, bahkan perjalanan panjang suatu bangsa yang memuat nilai-nilai sejarah, sehingga patut diabadikan ke dalam museum, agar nantinya generasi penerus bangsa dapat mengenang jejak kejuangan para pendahulu yang telah banyak berjasa kepada bangsa dan Negara.

Begitu pentingnya nilai-nilai sejarah suatu bangsa, maka Lanud Abd Saleh membangun museum dengan nama Museum Dirgantara A. Sulaksono yang hari ini Rabu (8/5) telah diresmikan oleh Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Gutomo, S. IP. yang ditandai dengan penandatanganan prasasti bertempat di Gedung Museum Dirgantara Lanud Abd Saleh disaksikan oleh para Pejabat Lanud Abd Saleh beserta Insub, Kepala Dinas Pendidikan dan Pariwisata Malang, Kepala Museum Universitas Brawijaya Malang, Kepala Perpustakaan Malang, Ny. A. Sulaksono beserta keluarganya dan para siswa SD Saptorenggo, III, IV dan VI beserta guru pendampingnya.

Komandan Lanud Abd Saleh dalam sambutannya menjelaskan awal berdirinya museum ini, yang pertama kali digagas oleh para perwira yang ada di Lanud Abd Saleh. “setiap Skadron-skadron yang ada di Lanud abd Saleh telah mempunyai ruang sejarahnya masing-masing sementara induknya belum ada, mengacu pada hal tersebut maka didirikanlah Museum Dirgantara Lanud Abd Saleh ini, jelasnya. Bangunan museum ini masih merupakan embrio, kedepan museum ini akan dikembangkan lagi dengan melengkapi fasilitas yang belum ada.

Baca juga:  Kasau Serahkan Langsung Kendaraan Dinas Untuk Korpaskhas

Tentang pemilihan nama “A. Sulaksono” sebagai nama museum ini, tidak lain adalah untuk mengenang dan memberikan penghargaan kepada Almarhum Marsma TNI Anumerta Albertus Sulaksono, yang gugur dalam pelaksanaan tugas uji alat digital maping camera buatan Jerman, dengan menggunakan pesawat Cassa A-2106. Pesawat yang ditumpanginya jatuh di gunung Salak Bogor pada tanggal 26 Juni 2008. Dalam perjalanan kariernya Kolonel Pnb A. Sulaksono banyak berjasa bagi Lanud Abd Saleh karena sikap keteladanannya yang demikian besar dan sangat pantas ditiru bagi para yuniornya, maka nama A. Sulaksono diabadikan sebagai nama museum ini.

Dengan berdirinya museum ini, diharapkan dapat menjadi sarana pendidikan sebagai tempat untuk belajar bagi generasi muda khususnya para pemuda yang ada di lingkungan Lanud Abd Saleh dan pemuda yang ada di Malang Raya umumnya agar senantiasa menghormati karya-karya pendahulu kita. Museum juga dapat digunakan sebagai sarana wisata. Selama ini Lanud Abd Saleh telah membuka sarana fasilitas olah raga buat umum dan ini juga disebut sebagai sarana wisata kecil, tambahnya.

Baca juga:  SMA ANGKASA LULUS 100 PERSEN

Di Museum ini ditampilkan koleksi foto dan benda-benda bersejarah TNI AU yang ada di Lanud Abd Saleh. Terpasang pula gambar-gambar dan foto-foto hitam-putih pesawat-pesawat tempur dan pesawat angkut yang telah memperkuat dan mendukung keberhasilan perjuangan kemerdekaan Indonesia seperti sejarah pesawat Dakota, Albatros, Mustang, dan juga para pelaku sejarah. Selain gambar-gambar pesawat, ditampilkan pula kegiatan-kegiatan operasi setiap Skadron diantaranya Skadron Udara 21, 4, 32, Skatek 022, Satpomau, Rumah sakit termasuk Insub seperti Wing II Paskhas, Depo Har 30 dan lain sebagainya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel