Berita

Danlanud Abd Tutup Dan Buka Dik Transisi

Dibaca: 11 Oleh 18 Sep 2014Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Setelah memenuhi target sillaby 75 sortie bagi dua orang Penerbang  Super Tucano di dalam mengikuti pendidikan Transisi yang dilaksanakan di Skadron Udara 21, hari ini Kamis (18/9) Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Sungkono, S.E., M.Si. menutup pendidikan Konversi II dan III sekaligus membuka pendidikan Transisi IV penerbang pesawat EMB-314 Super Tucano yang ditandai dengan penyematan badge Super Tucano bagi siswa yang telah selesai melakukan pendidikan serta pemasangan tanda siswa bagi Penerbang yang akan melakukan pendidikan Transisi IV.   Acara penutupan sekaligus pembukaan pendidikan transisi yang bertempat di appron Skadron Udara 21 Wing 2 Lanud Abd Saleh tersebut berlangsung khidmat dan membanggakan.

Dalam sambutannya Komandan Lanud Abd menjelaskan, bahwa keberhasilan pendidikan ini merupakan hasil kerja keras Letda Pnb Dian Andrianto Nugroho dan Letda Pnb I Dewa Satriya yang dilandasi motivasi, dedikasi dan semangat pengabdian, serta disiplin tinggi selama mengikuti pendidikan. Meskipun telah berhasil    menyelesaikan pendidikan ini, bukan berarti ilmu yang diperoleh akan berhenti sampai disini, akan tetapi kedua penerbang tersebut wajib terus mengembangkan dan menempa kemampuan diri dengan cara belajar dan berlatih secara kontinyu, serta  mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berubah semakin meningkat.  Disamping itu setiap saat selalu memotivasi diri serta meningkatkan semangat juang dan taqwa, agar kedepan berhasil dalam menempuh puncak kariernya.  

Baca juga:  Pasis KIBI Terima Pembekalan Gubernur AAU

Sementara kepada Letda Pnb antariksa Bayu Prakoso sebagai siswa yang akan mengikuti pendidikan Transisi IV Penerbang Super Tucano, Danlanud Abd mengucapkan selamat dan berpesan agar menyiapkan fisik dan mental dengan baik di dalam menghadapi latihan-latihan yang akan diberikan, dan dituntut kemandirian serta inisiatif yang tinggi.   “Segera kuasai sistem yang ada di pesawat, baik dalam keadaan normal maupun emergency. Jangan menyerah pada keadaan, meskipun saat ini dukungan kesiapan dan dukungan lainnya sangat terbatas.   Dengan keterbatasan tersebut, siswa transisi justru harus mempunyai semangat dan komitmen, dalam menghadapi tantangan dan hambatan yang bagaimanapun beratnya, bahkan berusaha menemukan cara-cara terbaik untuk mencapai tujuan.”, penekanan Marsma Sungkono.

Penutupan pendidikan ditandai dengan sebuah tradisi penyiraman air kembang oleh Danlanud Abd kepada kedua Penerbang yang telah lulus mengikuti pendidikan transisi II dan III.   Upacara dihadiri oleh sejumlah Pejabat baik dari Lanud Abd Saleh beserta Insub, dan para Instruktur Penerbang.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel