Berita

Danlanud Adi resmikan Ruang kelas dan Ruang praktek Siswa SMK Penerbangan

Dibaca: 16 Oleh 23 Jan 2015Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Komandan Lanud Adi Sutjipto Marsekal Pertama TNI Yadi I Sutandikan, M.S.S sebagai Pembina PIA Ardhya Garini yang membawai Yasarini Adisutjipto, Kamis (22/1) meresmikan pengunaan ruang kelas dan Ruang Praktek serta sarana pendukung lainnya untuk kegiatan akademis SMK Penerbangan Adisutjipto.

Acara peresmian hari ini ditandai dengan penandatanganan Prasasti, disaksikan Ketua Yasarini Lanud Adisutjipto Ibu Tantri Sutanandika, GM Air Nav, Kepala BPD DIY, Kadis Log, Kadispers, Kepala Sekolah SMK Penerbangan Letkol Kes Dr.Yulianto Hadi, MM, serta sejumlah pengurus Yasarini Lanud Adisutjipto dan para guru sekolah di bawah naungan Yasarini.

Ketua Yasarini menyampaikan SMK Penerbangan sebagai sekolah Unggulan dibawah Yasarini terus berusaha untuk meningkatkan kualitas melalui pembangunan sarana dan fasilitas baru agar menjadi tempat belajar yang representatif yang memenuhi standart kompetensi bagi siswa untuk belajar”. Selain ruang kelas dan ruang praktek untuk mendukung proses belajar mengajar, yang lebih penting penambahan Ruang kelas dan praktek ini diharapkan menjadi spirit pelajar untuk lebih giat belajar. Dalam kesempatan tersebut juga diresmikan sarana pendukung lainnya yaitu pembangunan empat toilet dan ruang ganti siswa putri. Kemudian penambahan Ruang Praktek siswa yang dilengkapi dengan ruang ganti siswa putra dan putri, serta tempat parkir baru untuk 270 motor siswa. Serta dimulainya pengunaan sarana informasi terpadu jaringan PHBX.

Baca juga:  UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA DI LANUD SURYADARMA

Pada kesempatan yang sama Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Yadi I. Sutanandika, M.S.S. juga meletakkan batu pertama dimulainya pembangunan Ruang pelayanan siswa. Beliau juga mengatakan “animo masyarakat yang begitu besar terhadap lembaga ini tidak menutup kemungkinan SMK Penerbangan akan menambah jurusan yaitu otomotif. Sekarang ini SMK Penerbangan mempunyai dua jurusan yaitu Aircraft Maintenance dan Avionik. SMK penerbangan mempunyai jumlah siswa 809 yang berasal dari seluruh propinsi di Indonesia. Kalau benar nantinya ada jurusan otomotif maka SMK Penerbangan bisa juga berganti nama dengan SMK Angkasa atau apalah?” jawabnya

Kepala SMK Penerbangan juga akan bekerjasama dengan Air Nav. Dan suatu saat akan ada kuliah umum dari GM Air nav. Beliau berharap ada yang bisa dikerjasamakan dari SMK Penerbangan dengan Air Nav. Janjinya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel