Berita

Danlanud ; Berdialog Langsung Dengan Warga Korban Musibah C-1325 Hercules

Dibaca: 9 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Magetan, 24 Mei 2009. Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Bambang Samoedro, S.Sos. mengakomodir semua keinginan warga korban musibah A-1325/ Hercules, Rabu (20/5) lalu di desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabubaten Magetan-Jawa Timur.

 

Hal tersebut terungkap ketika Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Bambang Samoedro,S.Sos. berdialog langsung dengan Rusmin dan Ratmin mewakili Sulasmin warga desa Geplak, Minggu (24/5) di lokasi jatuhnya pesawat C-130/HeculesA-1325 saat meninjau kegiatan evakuasi akhir puing-puing pesawat tersebut.

 

Danlanud Iswahjudi menyampaikan selain akan mengakomodir semua keinginan masyarakat yang menjadi korban musibah pesawat angkut Hercules di desa Geplak, juga akan berkoordinasi dengan Muspida setempat guna mendapatkan solusi terbaik, terkait dengan ganti rugi yang akan diberikan kepada korban. Selain itu juga akan melaporkan hasil dialog tersebut kepada pimpinan TNI AU .

 

Sementara itu Rusmin yang rumahnnya rusak parah menyampaikan keinginannya untuk mendapatkan ganti rugi berupa bangunan rumah serupa dengan rumah semula namun berlokasi di tempat berbeda karena dia trauma jika tinggal ditempat semula. Selain itu Rusmin juga menghendaki anak laki-lakinya yang saat ini berumur 13 tahun, jika telah lulus sekolah dapat diberi kesempatan untuk bergabung menjadi anggota (TNI/Polri).

Baca juga:  Danlanud Sambut Kedatangan Presiden RI di Military Appron Lanud Haluoleo

 

Sedangkan Ratmin mewakili Sulasmin yang masih menjalani perawatan di rumah sakit juga menginginkan ganti rugi bangunan rumah berikut beberapa perkakas yang hancur termasuk ternak sapinya yang mati.

 

Namun pada kesempatan lain, Rusmin mengataka ganti rugi tersebut dalam bentuk uang tunai. Menanggapi hal tersebut Marsma TNI Bambang Samoedro,S.Sos. menyampaikan, meskipun TNI AU sedang mengalami musibah, tidak akan mengabaikan warga masyarakat yang menjadi korban. Prinsipnya dalam musibah ini jangan ada pihak yang saling merugikan, baik masyarakat maupun TNI AU. Diharapkan masing-masing pihak saling memahami, bahwa jatuhnya pesawat tersebut adalah sebuah musibah yang tidak diinginkan. Berkaitan dengan kehendak pak Rusmin tentang anak lelakinya, Komandan Lanud berpesan agar menyiapkan diri untuk dapat memenuhi syarat dari aspek kesehatan dan pendidikan.

 

Dalam dialog singkat tersebut Komandan Lanud Iswahjudi didampingi oleh Danwing 3 Kolonel Pnb Tatang Harlyansyah,S.E., Kadispers Letkol Pnb Andyawam M.P dan beberapa pejabat staf, sedangkan Rusmin dan Ratmin didampingi Camat Karas Wardi,B.A dan Kepala Desa Geplak Subangi serta Dandim 0804 Magetan Letkol Inf Sugiyono.

Baca juga:  Ribuan Masyarakat Yogyakarta Sambut Passing In Sersan Taruna AAU

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel