Berita

Danlanud Dominicus Dumatubun Hadiri Lomba Menyanyi Tradisonal dan Tiup Seruling Khas Pulau Kei

Dibaca: 2 Oleh 02 Sep 2021Tidak ada komentar
IMG 20210902 WA0097
#TNIAU 

TNI AU. Alat musik tradisional suling bambu dari Provinsi Maluku Tenggara khususnya pulau Kei sangat berbeda dengan suling bambu yang berada di daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Bupati Maluku Tenggara Bapak H. Muhamad Thaher Hanubun menjelaskan, suling bambu adalah salah satu jenis alat musik tradisional yang tidak asing lagi bagi masyarakat, karena alat musik ini telah menjadi alat musik tradisional di banyak negara termasuk juga di Indonesia.

Lebih lanjut Bupati Maluku Tenggara mengatakan, secara khusus di Pulau Kei, instrumen suling bambu memiliki perebedaan dengan suling bambu dari daerah lain.

“Tak seperti suling bambu dari Jawa yang memiliki skala nada pentatonik lima not per oktaf, suling bambu Maluku mengadopsi skala diatonik persis alat musik barat. Ini membuat suling bambu Maluku mudah menaikan komposisi lagu barat modern maupun padu klasik,”jelas Bapak H. Muhamad Thaher Hanubun di sela-sela lomba menyanyi tradisional dan tiup suling bambu dalam rangka memperingati hari leluhur masyarakat Pulau Kei Nendit Sakmas di Desa Semawi Kecamatan Kei Timur Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (2-9-2021).

Baca juga:  Kenaikan Pangkat Adalah Wujud Prestasi, Dedikasi dan Loyalitas

Untuk itu, event lomba menyanyi tradisonal dan tiup musik bambu yang diselenggarakan ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dan upaya pengembangan musik sebagai ciri khas dan identitas masyaralat Pulau Kei.

Oleh sebab itu lomba menyanyi tradisional dan tiup musik suling bambu yang dilaksanakan hari ini sudah seharusnya mendapat sambutan yang positif untuk dapat mengembangkan potensi suling bambu yang unik dan khas dan berbeda dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Sebagaimana di ketahui sejarah hidup dan perjalanan Nen Dit Saknas yang menjadibleluhur dan akar lahirnya hukum adat larwul ngabal yang menjadi pedoman hidup masyarakat Pulau Kei, untuk itu kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun dengan protokol kesehatan yang tetap.

Hadir dalam Kegiatan tersebut Bupati Maluku Tenggara Bapak H. Muhamad Thaher Hanubun, Komandan Lanud D.Dumatubun Letkol Pnb Ruli Surya P.S, Kadisops Lanud D.Dumatubun Mayor Tek Yongki K.Lumowa, Kasdim 1503/Malra Mayor Inf Richard Sampuri Kapolsek Kei Kecil Timur Iptu A. Rande Salu dan para tokoh agama dan masyarakat Pulau Kei.

Baca juga:  Pimpin Upacara Bendera 17an, Dandepohar 50 Bacakan Amanat Panglima TNI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel