Berita

DANLANUD EL TARI BERSAMA FORKOMPINDA KUNJUNGI ROKATENDA

Dibaca: 6 Oleh 14 Agu 2013Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Danlanud El Tari Kolonel Pnb Eko Dono Indarto S.ip bersama Forkompinda NTT mendampingi Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya bertolak dari Kupang menuju lokasi letusan gunung Api Rokatenda di kecamatan Palue Kabupaten Sikka NTT. Kunjungan ini dalam rangka meninjau korban evakuasi letusan gunung api Rokatenda yang terjadi pada tanggal 10 Agustus 2013. (10/08).

Gunung Rokatenda mulai menunjukan gejala erupsinya sejak tanggal 12 Oktober 2012, menyemburkan debu vulkanik berturut – turut dan memaksa para penduduk mengungsi ke daratan Flores di kabupaten Sikka dan Ende. Sedangkan letusan terakhir pada tanggal 10 Agustus 2013 menimbulkan 3 korban jiwa, 2 korban hilang dan 3 luka – luka. Dari serangkaian gejala erupsi itu hingga saat ini telah menimbukan kerugian moril maupun materiil yang sangat signifikan serta mengganggu kehidupan dan penghidupan dari masyarakat yang mengalami bencana tersebut.

Hasil kunjungan ke lokasi bencana menyimpulkan bahwa P. Palue sudah tidak layak untuk dihuni, karena aktifitas dari G. Rokatenda. Permasalahan utama yang dihadapi adalah penyediaan air bersih bagi penduduk yang masih tinggal di wilayah bencana dan proses sosialisasi terhadap penduduk mau pindah. Data dari BNPBD kabupaten Sikka menunjukkan baru 560 jiwa dari 5299 penduduk yang dapat dipindahkan. Bantuan demi bantuan masih terus mengalir untuk mendukung kebutuhan para pengungsi. Gubernur memberikan sumbangan sebesar Rp 50 juta dan 5 ton beras.

Baca juga:  KOMPI "D" PASKHAS KUPANG TERJUN STATIC DI LANUD EL TARI

Rombongan gubernur mengunjungi beberapa desa yang diungsi oleh penduduk yang menjadi korban letusan, antara lain adalah desa Nitung Lea yang diungsi oleh 28 pengungsi, desa Rokirole 439 pengungsi, desa Ladolaka 20 orang pengungsi, dan desa Tuanggero 73 pengungsi. Sementara para pengungsi telah mendapat bantuan logistik dari pemerintah setempat seperti bahan makanan, obat–obatan, air minum, serta bantuan masker.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel