Berita

DANLANUD HALIM: PRINTAHKAN EKSEKUSI TANAH YANG DITEMPATI SUWARNO DENGAN PERSUASIP

Dibaca: 15 Oleh 05 Des 2012Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI A. Adang Supriyadi, SE; memberikan arahan dan printah yang tegas kepada Tim Aset Lanud Halim yang di ketuai Kadislog Lanud Halim Letkol Tek Herry Pinehas dengan cara yang baik dan persuasip. Selasa, 4/12.

Sebelum melaksanakan pengosongan lahan, Kepala Hukum Lanud Halim Letkol Taufan menjelaskan tetang kronologis tanah TNI AU di jalan Raya Pondok Gede, RT 02 RW 01, Jatirahayu, Bekasi, Jawa Barat, kepada Suarno dan keluarga dengan baik namun pihak Suwarno tidak menerimanya namum dengan suara lantang Suwarno berteriak “kami melakukan perlawanan”. Setelah itu terjadi penghadangan dan pemukulan dari Suwarno.

“sebelum kami mengosongkan lahan tersebut, kami sudah meminta mengosongkan rumah tersebut pada 29 oktober 2012 lalu. Namun mereka masih saja melawan dan bertahan,” ujarnya di ruangan penerangan Halim Perdanakusuma saat ditemui wartawan.

“Ini kan tanah IKN (inventaris kekayaan negara) ini tanahnya negara, jadi dia nggak berhak meempatinya. Apalagi sampai mau dibuat sertifikat,” tegas Komandan saat ditemui wartawan di ruang Penerangan Halim Perdanakusuma, Selasa (4/11).

“rumah yang berdiri di lahan seluas 1.935 meter persegi ini adalah merupakan lahan sengketa. Di mana Suwarno yang merupakan pewaris telah melanggar perjanjian di tahun 2008, yaitu bersedia mengosongkan bangunan tersebut untuk keperluan TNI AU” ujar Komandan Lanud kepada wartawan diruang Pentak Lanud Halim.

“Jadi TNI AU melalui Inkopau memberikan ijin kepada Peltu Pur Djuri Ketang dengan surat nomor Pura/1/3/8/Induk tanggal 15 November 1978, tetapi Djuri Ketang mewariskan kepada anaknya Sri Sumarni (istri Suwarno). Namun ada surat tertulis tanggal 15 November 1978, bilamana tanah tersebut diminta atau dipakai TNI AU, harus segera diserahkan kembali tanpa syarat,” jelasnya Komandan Lanud Halim.

“Kami minta lahan ini karena nantinya akan di buat mess anggota TNI AU, soalnya masih ada puluhan anggota kami yang masih mengontrak dan tidak memilik rumah tinggal,” ujarnya lebih lanjut.

Sebelum menutup pemberian keterangan kepada wartawan Komandan lanud menegaskan” tidak ada pemukulan terhadap Suwarno dan Sersan Mayor Heri Wibowo dan kami punya bukti video bawa mereka yang melakukan pemukulan”

Baca juga:  Silaturahmi Ketua Umum Pia Ardhya Garini ke IKKT BS V Kohanudnas

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel