Berita

Danlanud Husein S. Bekali Pelajar SMA/SMK Angkasa Tetang Bela Negara

Danlanud Husein S. Bekali Pelajar SMA/SMK Angkasa Tetang Bela Negara
#TNIAU 

TNI AU.  Komandan Lanud Husein Sastranegara (HSN), Kolonel Pnb. Bonang Bayuaji G. S.E., M.M., memberikan materi tetang kesadaran bela negara kepada siswa-siswi SMA/SMK Angkasa Lanud Husein Sastranegara bertempat di Lapangan Upacara SMA Angkasa Lanud HSN, Rabu, (11/9/2019).

Di hadapan sekitar 1380 Siswa SMA/ SMK Angkasa beserta Kepala Sekolah dan para guru, Danlanud Husein Sastranegara (HSN), Kolonel Pnb. Bonang Bayuaji G. S.E., M.M., menyampaikan bahwa pengetahuan bela negara itu sangatlah penting bagi seluruh elemen bangsa termasuk pelajar, demi kelangsungan hidup bangsa dan negara, melestarikan budaya, dan menjaga identitas dan integrasi bangsa negara. Disamping itu bela negara juga berfungsi untuk mempertahankan negara dari berbagai ancaman dan menjaga keutuhan wilayah negara, yang merupakan kewajiban setiap warga negara, serta panggilan sejarah.

Dasar hukum bela negara di Indonesia sudah sangat jelas tertuang dalam UUD 1945, Pasal 30 ayat 1 “Setiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pertahanan dan keamanan negara,” dan ayat 2 “Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh TNI dan Polri sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.”

Dijelaskan Danlanud, ancaman terhadap NKRI datang dari kelompok radikalisme, baik radikal kiri dan kanan. Radikal kiri diantaranya Disintegrasi, ancaman memisahkan diri NKRI; Makar, menentang kekusaan pemerintahan yang sah; Keresahan, konflik sosial (demo dan pekelahian): serta Kelompok pemberontakan atau golongan golangan yang tidak senang dengan pemerintahan Indonesia. Sementara radikal kanan cenderung dibangun berdasar pemahaman keliru terhadap ajaran keyakinan yang berusaha menggantikan ideologi Pancsila serta Dampak dari tindakan SARA (Suku Ras Agama dan Antar golongan) yang dapat menimbulkan kebencian dan berujung pada perpecahan.

Menurut Danlanud, “Sebagi pelajar juga wajib bela negara dengan cara menimba ilmu, berkreasi dan kuat dalam prestasi (jangan ikut-ikutan demo, tawuran dan melanggaraturan tata tertib). Tetapi galanglah kerja sama antar teman tanpa pandang bulu, hidup rukun dengan sesama warga sekolah, berpartisipasi dalam menjaga keamanan di lingkungan, Ikut kerja bakti/gotong royong serta bijak menyikapi media sosial untuk menangkal pengaruh radikal yang beredar di dunia maya serta pegang prinsip hidup damai dan saling menghargai perbedaan,” tegas Danlanud.

Pada kesempatan tersebut Danlanud Husein S. memberikan beberapa game berupa pertanyaan seputar bela negara yang disambut antusias seluruh siswa.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel