Berita

DANLANUD HUSEIN S. RESMIKAN RESTORASI MASJID AL MU’MINUN

Dibaca: 12 Oleh 20 Mei 2010Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1431 H, Restorasi Masjid Al Mu’minun diresmikan oleh Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Penerbang Iman Sudrajat, Rabu (23/12).

 

Pembangunan yang memakan waktu kurang lebih sepuluh bulan tersebut mendapat donasi dari berbagai sumber antara lain kaum muslimin dan muslimat jamaah Masjid Al Mu’minun, Pemda Jabar dan Walikota Bandung beserta para pejabat TNI lainnya.

 

Dalam sambutannya, Danlanud mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kontrubusi atau bantuan dana yang telah disumbangkan dalam rangka restorasi masjid ini, “Semoga segala kebaikan para donatur mendapat pahala dan balasan yang setimpal dari Allah SWT, selain itu pada acara ini pun dapat menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh kaum muslimin dan muslimat”, tegas Komandan. Ditambahkan pula oleh Danlanud bahwa inti dari restorasi ini adalah mengisi dan memakmurkan masjid dengan kegiatan keagamaan agar lebih semarak lagi, mengingat masjid menjadi lebih nyaman sehingga jamaah dapat lebih khusu dalam beribadah.

 

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Danlanud disertai terbukanya selubung prasasti yang menuliskan tanggal dan nama peresminya, bersebelahan dengan prasasti awal ketika Masjid Al Mu’minun direnovasi pertama kali pada tanggal 11 Maret 1998 oleh Kolonel Pnb Eko Edi Santoso Danlanud Husein S. periode 1996-1998.

Baca juga:  Pembukaan Penawaran Program Bangfas Lanud El Tari

 

Menurut Kepala Seksi Pembinaan Mental Lanud Husein S., Mayor Sus H. Dadang, S.Ag., biaya yang dikeluarkan untuk merestorasi Masjid sekitar Empat ratus juta rupiah. Meliputi penambahan dan perbaikan ruang utama yang ditinggikan sekitar 6 meter sehingga total tinggi dua belas meter, perbaikan atau penggatian kubah masjid, toilet, tempat wudhu, ruang tunggu, ruang Perwira Rohani Islam, kamar tunggu serta gudang.

 

Setelah acara peresmian dilanjutkan dengan ceramah peringatan tahun baru Islam 1431 H oleh Drs. H. Endang Kusmana, beliau salah seorang Dosen di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung. Dalam ceramahnya beliau menerangkan bahwa hakekatnya di dunia ini terdapat tiga hari, pertama hari kemarin yang tidak mungkin akan terulang, kedua hari esok yang masih dalam angan-angan, dan ketiga hari ini yang merupakan hari milik manusia.

 

Karena apa yang terjadi hari ini adalah akibat hari kemarin, dan hari esok belum menjadi bagian diri manusia karena kita tidak tahu apakah kita masih hidup ketika esok datang. Penekanan lain yang disampaikan oleh penceramah adalah hidup jangan mencari apa yang harus kita tinggalkan, tetapi hidup harus mencari apa yang dapat kita bawa sebagai bekal di akhirat kelak. Manfaatkan waktu sebaik mungkin dengan menanam kebaikan setiap saat.

Baca juga:  TNI AU Peduli Lombok Salurkan Alat Kesehatan Dari JFC

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Aspers Kodam III/Slw Kolonel Inf Aris M. mewakili Pangdam III/Slw, Direktur Samapta Polda Jabar Kombes Pol Drs. Tri Agus Heru P. mewakili Kapolda Jabar, Asren Koharmatau Kolonel Tek Karibiama mewakili Dankoharmatau, Dandepohar 10 Kolonel Tek Taufiq Suhargo Arif, para pejabat TNI dan Polri, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 4/Daerah I Lanud Husein S., serta segenap keluarga besar Lanud Husein Sastranegara beserta insub.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel