Berita

DANLANUD IWJ, TUTUP DIK TRANSISI F-5, SEKALIGUS

Dibaca: 37 Oleh 28 Jun 2014Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Penerbang tempur Skadron Udara 14, Letda Pnb Christiyanto Dwi Utomo dinyatakan lulus transisi, yang ditandai dengan upacara penutupan pendidikan Transisi oleh Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Donny Ermawan T., M.D.S., di ruang Rapat Malanud Iswahjudi. Jumat (27/06).

Bersamaan dengan penutupan pendidikan transisi F-5 angkatan ke-31 yang berlangsung selama sembilan bulan tersebut, Komandan Lanud Iswahjudi membuka Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Tempur (KPTPT) pesawat T-50i Golden Eagle angkatan pertama yang diikuti enam perwira penerbang Skadron Udara 15.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Lanud Iswahjudi menyatakan bahwa pendidikan transisi bagi penerbang tempur merupakan pembinaan kaderisasi dalam pemenuhan kebutuhan awak pesawat khususnya penerbang tempur. Karena personil dengan kualifikasi khusus sebagai penerbang tempur merupakan ujung tombak dalam rangka pengoperasian Alutsista yang dimiliki TNI AU khususnya yang ada di Lanud Iswahjudi, yaitu pesawat tempur yang senantiasa harus siap operasi dalam rangka mendukung tugas-tugas TNI Angkatan Udara.

Lebih lanjut dikatakan Danlanud Iswahjudi, dengan telah selesainya pendidikan transisi bukan berarti kegiatan belajar dan berlatih telah selesai, melainkan merupakan babak awal yang selanjutnya dapat ditingkatkan dan dikembangkan kemampuannya bersamaan dengan pelaksanaan tugas dalam setiap kegiatan operasi dan latihan yang ada, sehingga menjadi penerbang yang benar-benar profesional dan berkualitas.

Baca juga:  Perintah Harian Kasau Wajib Dipedomani Aggota TNI

Kepada para penerbang muda yang akan mengikuti Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Tempur, Komandan Lanud Iswahjudi berharap agar menekuni semua materi pelajaran dan mematuhi semua perintah instruktur, karena bagi para siswa program pendidikan ini merupakan dasar-dasar pengetahuan dan ketrampilan untuk menerbangkan pesawat tempur yang menjadi bekal dasar dalam mengemban tugas secara profesional dimasa mendatang.

Sementara itu, kepada para instruktur Komandan Lanud Iswahjudi berpesan agar memberikan segala kemampuan untuk mencetak penerbang-penerbang tempur sejati. Satu hal yang perlu diperhatikan yaitu masalah keamanan dan keselamatan penerbangan, bagaimanapun situasi dan kondisi yang berkembang, keamanan dan keselamatan terbang dan kerja harus menjadi prioritas dalam setiap kegiatan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel