Berita

Danlanud Padang Mendampingi Panglima TNI Lakukan Panen Raya Padi Organik

Dibaca: 7 Oleh 22 Mei 2015Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Danlanud Padang Letkol Pnb Mohammad Apon, ST.MPA mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko beserta Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Koes Moeldoko dan Danrem 032/Wrb melaksanakan panen raya padi organik perdana di Desa Tong Blau Kanagarian Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Menggunakan pesawat jenis B-73705 VIP yang dipiloti oleh Mayor Pnb Ervin dari skadron udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, tepat pukul 13.14 wib yang membawa rombongan Panglima TNI mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman langsung di sambut dengan pasambahan, Rabu (20/5).

Tari Pasambahan adalah salah satu seni tari tradisional Minangkabau yang berkembang di berbagai daerah di provinsi Sumatera Barat. Tarian ini ditampilkan dalam acara penyambutan tamu yang dimaksudkan sebagai ucapan selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada tamu kehormatan yang baru saja tiba.

Agenda Panen Raya ini dengan menggunakan sistem dan pola pertanian organik tanpa penggunaan bahan kimia merupakan hasil karya‎ pakar organik Nurzaman yang dilatihkan kepada para Babinsa, kelompok tani dan masyarakat setempat. Benih yang digunakan dari varietas baru bernama Kartika.

Baca juga:  LETDA KES Dr.DANIEL SAPUTRA SISWA TERBAIK SESARCAB KES KE-13

Keistimewaan Kartika anakan padi lebih banyak, yakni 20 sampai 25 per rumpun, hanya perlu penanaman sebatang benih, tidak seperti benih varietas lain. Batang padi lebih besar dan butir padi lebih banyak. Waktu panennya lebih cepat‎ dibanding jenis yang lain, bisa dipanen 95 hari sedangkan jenis lain pada umunya rata-rata dipanen 120 hari.

Panglima TNI dalam sambutanya mengatakan, “Saya merasa bangga, karena prajurit-prajuritnya bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kerja sama ini harus ditingkatkan, dan mempersilahkan masyarakat sekitar memanfaatkan prajurit TNI untuk kepentingan sosial. TNI silakan digunakan untuk kepentingan masyarakat. Tapi satu yang tidak boleh, jangan digunakan untuk kepentingan politik. Itu haram hukumnya,” ujar Panglima TNI.

Hal senada juga dilontarkan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, kita sangat bangga dengan hadirnya TNI di tengah masyarakat sangat berarti, mampu memberikan semangat motivasi dan dukungan ini yang rakyat rasakan sekarang. “Saat ini telah ada 230 titik pertanian organik yang dikerjakan bersama Komando Resor Militer 032/ Wirabraja Padang, total 88 hektar dan semuanya organik,” ujarnya.

Baca juga:  Lanud Wiriadinata Adakan Peringatan Isra’ Mi’raj

Hadir dalam kesempatan ini beberapa Pati TNI Mebes TNI, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Pangdam Bukit Barisan , Wakil Gubernur Muslim Kasim, Danrem 032 Wirabraja,Danlantamal II Teluk Bayur, Danlanud Padang, Kapolda Sumbar, Rektor Unand , Bupati Ali Mukni serta beberapa kepala SKPD dilingkungan Padang Pariaman.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel