Berita

DANLANUD PADANG SAMBUT KEDATANGAN WAPRES DI PADANG

Dibaca: 5 Oleh 21 Mar 2014Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

DanLanud Padang Ltk Pnb HKD Handaka S,sos, MM menyambut kedatangan kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia Budiono di Bandara Internasional Minangkabau Sumbar, Jumat (21/3). Rombongan Wapres tiba di Bandara BIM diterbangkan dari Lanud Halim Perdanakusuma dengan pesawat B-7306 dari skadron udara 17.

Kunjungan Wapres kali ini dalam rangka meninjau dan memberikan dukungan peserta Gladi lapangan Fieid Training Exercise Mentawai Megathrust Direx tahun 2014 di kota Padang. Dalam kesempatan itu rombongan Wapres meninjau beberapa tahapan latihan seperti, Land Operation meliputi, SAR/USAR, Medical Clinic, Field Hospitol, DVI, Shelter Managemant, Field Kitchen, Water Supply, Power Supply, Field Storages, Communications, Enginereering, Field Commend post, Traffic control, Contruction, Sanitation, Logistic supply, Logistic Depo, Transportation.

Sedangkan Sea Operations melakukan kegitan seperti, Sea SAR, Sea/Maritime transportion, Air Lift, Air Droppoing, Sea assessment, Sea medical evacuation, Sea evacuation, Communications, Sea hospital, , Logistic hub, Sea Field command post, Agenda lain dari Air operations yakni, Air SAR, Air Transports, Air lift, Air dropping, Air assessment/air photo, Air medical evacuation, Air evacuation, Air traffic control, Communications, Air combat control team, Air base maintanance unit, Air Field command post.

Turut mendampingi kedatangan Wapres beberapa pejabat utama yakni Kepala BNPB Syamsul Ma’arif, Beberapa Kementerian, TNI-Polri, Gubernur Sumbar dan Pejabat Forkominda Sumbar. Peralatan yang di gunakan dalam kegitan gladi FTX meliputi, 17 unit kapal besar dan kecil termasuk satu kapal KRI Suharso yang berfungsi sebagai rumkit TNI-AL, 37 perahu karet, 4 peawat angkut, 6 Helikopter, 82 truk/bus, 83 mobil (Ranger/ambulance), 33 motor trail, 40 tenda lapangan,4 Rumkit lapangan, 1 Posko utma, 280 velbed, 10 genset.

Selain itu beberapa Negara juga ambil bagian dalam latihan ini seperti, Australia, Brunai, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Rusia, Selandia Baru, USA, dan Vietnam. Ada juga 6 (enam) organisasi Internasional juga tergabung dalam latihan ini yakni, Mercy corps, AHA Center, UNOCHA, IFRC, FDC, WFP. Dalam latihan ini bisa menjadi ajang penting memperkuat koordinasi antar pemerintah dalam menanggulangi bencana. Yakni, pemerintah kabupaten dan kota sebagai pihak pertama yang memberikan pertolongan pertama kemudian diikuti oleh pemerintah provinsi dengan memberikan dukungan. Setelah itu, pemerintah pusat datang memberikan bantuan dengan melibatkan aparat TNI sehingga koordinasi penanggulangan bencana kita semakin profesional.

Baca juga:  Piala Wira Malindo ke-XXXI Digelar di Kodam III/Siliwangi

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel