Berita

Danlanud Palembang ; JELI DAN TANGGAP … !!!

Dibaca: 7 Oleh 02 Agu 2013Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Kalimat singkat sarat dengan makna, “Jeli dan Tanggap” merupakan salah satu doktrin bagi setiap militer berkali-kali ditekankan Komandan Lanud (Danlanud) Palembang, Letkol Pnb Ramot Sinaga pada apel khusus yang dilaksanakan secara mendadak untuk mengukur sampai dimana tingkat kesiapan mampu ditampilkan oleh personel yang mengawaki Lanud Palembang maupun Pam Aset Kompi Batalyon 462 Paskhas apabila dihadapkan pada situasi urgen. Dan hal tersebut bisa terukur jelas dengan kelengkapan jumlah kekuatan personel pada saat apel khusus yang berlangsung di lapangan upacara Malanud, Kamis (1/8).

Selain maksud tersebut, apel khusus ini sekaligus juga sebagai apel pembekalan Danlanud kepada seluruh personel Lanud Palembang dan Pam Aset Kompi Batalyon 462 Paskhas dalam mengantisipasi terhadap kendala-kendala yang mungkin timbul berkaitan dengan kewajiban tugas-tugas kedinasan yang harus laksanakan dihadapkan pada situasi cuti lebaran Idul Fitri 1434 H/2013 M yang akan berlangsung beberapa hari kedepan.

Pada kesempatan tersebut, Danlanud dalam arahannya selain harus selalu jeli dan tanggap terhadap situasi serta lingkungan terkait dengan kesiapan dan kesigapan personel, sisi lain berkaitan dengan cuti perayaan Idul Fitri 1434 H/2013 M, kepada seluruh anggota baik Lanud Palembang maupun Kompi Batalyon 462 Paskhas ditekankan agar senantiasa menjaga kesehatan dan menempatkan faktor keamanan serta keselamatan sebagai prioritas utama, baik saat melaksanakan tugas kedinasan, di rumah maupun sedang diperjalanan terkait dengan meningkatnya kepadatan arus mudik lebaran. Situasi lebaran biasanya juga diikuti dengan meningkatnya tindak kejahatan utamanya pencurian karena banyak situasi rumah tinggal dalam keadaan kosong ditinggal mudik oleh penghuninya. Untuk itu kepada seluruh anggota baik yang tinggal di rumah dinas komplek, Mess maupun rumah pribadi agar jangan lengah melainkan harus tetap waspada dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Amankan benda-benda berharga serta perkuat system pengamanan rumah tinggal masing-masing dan titipkan kepada tetangga kanan kiri yang memilih tetap tinggal di rumah saat perayaan lebaran. Hindari terjadinya bahaya kebakaran karena seharusnya bulan sudah masuk pada musim kemarau akan tetapi kadangkala masih turun hujan, namun demikian tetap harus waspada dengan bahaya kebakaran terutama pada bahaya kebakaran yang disebabkan oleh hubungan arus pendek. Kepada para anggota yang sedang melaksanakan tugas jaga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaannya dengan melaksanakan patroli secara periodik sesering mungkin baik di obyek vital, lingkungan perkantoran maupun komplek rumah-rumah dinas, Mess serta mewaspadai terhadap orang-orang yang tak di kenal memasuki ksatrian Lanud Palembang. Pergunakan alat komusikasi semaksimal mungkin untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan bertindak cepat serta segera melaporkan apabila saat melaksanakan patroli dilapangan menemui kejanggalan-kejanggalan agar sedini mungkin dapat diatasi. Kepada seluruh personel yang akan melaksanakan cuti lebaran baik gelombang pertama sebelum lebaran maupun gelombang dua setelah lebaran, Danlanud meminta agar mempergunakan waktu tersebut sebaik mungkin dan segera kembali ke satuan dengan tepat waktu. Arahan diakhiri dengan ucapan selamat merayakan Idul Fitri 1434 H/2013 M, kepada seluruh anggota Lanud Palembang dan Kompi Batalyon 462 Paskhas beserta keluarga yang beragama Islam, atas nama pribadi dan keluarga “Mohon Maaf Lahir dan Batin” serta selamat jalan kepada para anggota yang saat cuti lebaran nanti akan bepergian keluar kota untuk merayakannya bersama keluarga besar. Hati-hati di perjalanan dan sampaikan salam kepada keluarga besar dimanapun para anggota merayakan lebaran.

Baca juga:  Super Tucano Operasi Udara Di Ranai

Selesai acara dilanjutkan dengan pemberian bingkisan lebaran dari Danlanud kepada seluruh anggota Lanud Palembang dan Kompi Batalyon 462 Paskhas. (Pentak Lanud Palembang).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel