Berita

Danlanud: Pelihara Sikap Mental dan Loyalitas

Dibaca: 8 Oleh 02 Sep 2010Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Kemantapan jati diri dan loyalitas yang utuh merupakan salah satu penekanan yang disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Gutomo, S.I.P pada sambutannya dibacakan Kadisops Letkol Lek I Wayan Mahendradata, S.T selaku Inspektur Upacara pada upacara penutupan pendidikan Sekolah Dasar Kecabangan Paskhas (Sesarcab Paskhas) Angkatan ke-16 dan Sekolah Bahasa Inggris Teknik Lanjutan (SBITL) Angkatan ke-27 di lapangan apel Staf II, Lanud Sulaiman.(2/9)

Menurut Kolonel Pnb Gutomo, S.I.P bahwa kemantapan jati diri dan loyalitas yang utuh dari segenap personel akan turut menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara. Selain itu, ditentukan pula dengan kualitas dan kuantitas alat utama senjata yang dimiliki. Namun yang lebih penting adalah kesadaran akan komitmen dari tanggung jawab yang mendalam terhadap tugas-tugas yang dihadapi. “Kondisi dan sikap mental inilah yang harus terus dipelihara, seiring dengan upaya-upaya peningkatan profesionalisme. Sehingga dimanapun kita bertugas maka akan selalu memberikan yang terbaik,” Katanya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa para personel yang mengikuti pendidikan harus melihat sebagai hal yang positif. Artinya, fungsi pendidikan sebagai fungsi inisiasi, inovasi, dan konservasi memiliki manifestasi sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca juga:  HUT TNI AU, Lanud Ats Gelar Bakti Sosial

Dikatakannya pula bahwa lembaga pendidikan adalah wadah yang tepat untuk mencapai target yang dimaksud. “Semua program dan pola hidup telah terprogram secara rapi dan terencana untuk visi misi pendidikan”,tambahnya. Karenanya, kualitas mental dan fisik menjadi tuntutan yang harus terpenuhi dalam akhir pendidikan.

Pendidikan sesarcab paskhas angkatan ke-16 ini diikuti 14 siswa perwira dengan masa tempuh lima bulan dilaksanakan di skadik 204. Siswa lulusan terbaik diraih atas nama Letda Psk Arif Rahman Hakim. Sedangkan pendidikan SBITL angkatan ke-27 yang diikuti 10  orang berpangkat perwira dan 15 orang berpangkat bintara ini menghasilkan siswa lulusan terbaik atas nama Serka Sugeng Hary Wibowo, dengan waktu pendidikan selama tujuh bulan di Skadik 201 Lanud Sulaiman.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel