Berita

Danlanud Ranai : “Keamanan Pertahanan Harus Terkontrol dan Dibawah Kendali”

Dibaca: 4 Oleh 26 Sep 2016Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Saat malam hari petugas patroli pos Lanud Ranai menemukan sekelompok orang yang mencurigakan berada di belakang mess. Selanjutnya petugas patroli melaporkan situasi keadaan kepada pos induk. Dan secara berjenjang laporan tersebut dilaporkan ke komando atas. Setelah mendapat perintah dari Danlanud, Perwira operasi segera menggelar pasukan pertahanan pangkalan yang ditempatkan di areal obyek vital Lanud seperti Mako, Tower dan sebagainya. Demikian skenario latihan Keamanan Pertahanan Pangkalan (Kamhanlan) yang dilaksanakan di Lanud Ranai, Jumat (23/9).

Latihan Keamanan dan Pertahanan Pangkalan digelar di Lanud Ranai diawali dengan upacara pembukaan latihan dengan inspektur upacara Komandan Lanud Ranai Kolonel Pnb Nurtantio Affan, SE.,MH di hanggar timur Lanud Ranai. Dalam sambutannya Danlanud mengatakan dengan latihan ini diharapkan dapat memelihara kesiapan dan kesiagaan dalam mempertahankan pangkalan apabila ada ancaman, gangguan dan serangan yang mungkin terjadi di Lanud Ranai. “Pergerakan personel pasukan mulai dari yang terkecil sampai yang besar tetap dibawah kendali sesuai dengan kewenangannya” kata Danlanud. Lebih lanjut Danlanud mengatakan bahwa ada kendali taktis yang bertanggung jawab terhadap unit terkecil dan ada kendali operasional. Di lapangan kalau ada yang tidak mengikuti perintah kendali maka akan terjadi andisipliner terhadap prosedur yang ada. Jadi tidak ada interpretasi dari individu masing-masing. “Dengan latihan ini mengingatkan semua bahwa keamanan pertahanan itu harus terkontrol dan dibawah kendali, tidak boleh lepas kendali. Kalau ini terjadi akan mengakibatkan kerugian. Kita merefresh lagi terkait penggunaan senjata dan wewenang komando dan sebagainya”, kata Danlanud menjelaskan diahadapan seluruh anggota Lanud Ranai yang melaksanakan latihan.

Baca juga:  Lewat Pesta Siaga Tanamkan Bela Negara

Materi latihan adalah taktik dan teknik pertahanan horizontal, penyisiran, patroli dan konsolidasi. Latihan Kamhanlan berakhir dengan dilumpuhkannya kekuatan musuh yang digiring ke daerah penghancuran yang pada akhirnya Lanud Ranai dapat dikuasai dan dikendalikan kembali oleh pasukan Lanud Ranai.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel