Berita

Danlanud Rsn:  Puasa Dapat Membentuk Kepribadian yang Lebih Baik

Dibaca: 15 Oleh 10 Jun 2019Juni 11th, 2019Tidak ada komentar
Danlanud Rsn Puasa Dapat Membentuk Kepribadian Yang Lebih Baik 4 1copy
#TNIAU 

TNI AU. Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.,M.M., berikan sambutan kepada jamaah pada Shalat Idul Fitri 1440 H/2019 M di Lapangan Andalan Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (5/6/2019).

Danlanud RSN Marsma TNI Ronny Irianto dalam sambutanya mengatakan, setelah melaksanakan puasa sebulan penuh menahan lapar dan haus, maka seyogyanya prajurit TNI harus mampu menahan nafsu dan diharapkan kita semua menjadi pribadi yang lebih baik lagi, karena bulan Ramadhan menjadi seseorang yang lebih beriman dan bertakwa juga akan menjadi lebih peduli dengan keadaan sesama.

“Saya mengajak untuk senantiasa bersama-sama memperbaharui tekad dan niatnya dalam melaksanakan kewajiban sebagai hamba Tuhan”, ujar Danlanud RSN.

Selanjutnya Danlanud RSN Marsma TNI Ronny mengatakan, apabila hal ini dikaitkan dengan  keberadaan seorang prajurit maka puasa  akan dapat meningkatkan semangat untuk mendukung pelaksanaan tugas yang telah diamanahkan oleh negara kepada kita, hal ini relevan dengan tema, “Melalui Idul Fitri 1440 H/2019 M kita tingkatkan iman dan takwa prajurit dan PNS TNI AU dalam rangka mendukung Tugas Pokok TNI”.

Baca juga:  Kasau : Jiwa Kesatria, Militan, Loyal dan Profesional untuk Menjaga Kedaulatan NKRI

Al-Ustadz Khairul Shaleh alumni Baitul Quran/Bilal Depok, sebagai khatib Id kali ini mengatakan, bahwa Allah SWT yang memerintahkan kita untuk menegakkan keadilan bagi seluruh umat manusia. Tidak pandang bulu karena keadilan sosial merupakan tonggak penentu keberadaan sila 1, 2, 3, dan sila ke empat dalam Pancasila. Jika keadilan sosial runtuh, maka empat sila yang lain akan menjadi rapuh. Jika keadilan sosial bisa di tegakkan InsyaAllah empat sila yang lainnya akan bertahan.

“Melalui ramadhan  ternyata Allah SWT juga mengajarkan kita untuk melaksanakan amanat sebagaiman yang ada pada Pancasila tersebut, bagaimana kita harus jujur, sabar, ikhlas dalam berpuasa, yang merupakan buah dari tauhid yang benar”,Ujar Khatib.

Selanjutnya al-Ustadz Shaleh mengatakan, bahwa menahan haus dan lapar dapat membangkitkan rasa kemanusiaan dan kebersamaan, oleh karena otu hari Id kita  berkumpul untuk menyatu dalam ukhuwah, penetapan awal dan akhir ramadhan memaksa kita untuk bermusyawarah dalam hikmat untuk mengambil kebijaksanaan, sedangkan di aspek kepedulian sosial diimplementasikan melalui zakat, agar kita terbiasa untuk berkeadilan sosial.

Baca juga:  PANGKOHANUDNAS TERIMA KUJUNGAN HEAD OPERATION RSAF

Kegiatan pelaksanaan Shalat Id dihadiri oleh keluarga besar Lanud RSN dan masyarakat sekitarnya, setelah pelaksanaan shalat Id dilanjutkan dengan bersalam-salaman.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel