TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Danlanud SIM : Hikmah Ibadah Idul Adha Qurban 1439 H

By 23 Aug 2018Berita
IMG_5286

TNI AU. Peringatan Hari Raya Idul Adha yang jatuh tepat pada Hari Rabu 22 Agustus 2018 M (10 Dzulhijjah 1439 H). Segenap Personel Lanud Sultan Iskandar Muda beserta keluarga dan masyarakat sekitar melaksanakan Sholat Idul Adha secara berjamaah yang dilaksanakan di Masjid Al-Muhajirin Komplek Elang Lanud SIM.

Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Nav Indrastanto Setiawan, S.Sos., Pada kesempatan tersebut menyampaikan dalam amanatnya tentang Hikmah Ibadah Qurban. ada dua hikmah ibadah qurban. Pertama, hikmah Vertikal dan Horizontal. Vertikal, karena ibadah qurban bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan Horizontal, lantaran dengan menyembelih hewan qurban, dagingnya dapat dinikmati oleh orang-orang yang membutuhkan. Dan dari sinilah akan terbentuk solidaritas dan kesetiakawanan sosial.

Kedua, Hikmah Sosial, Moral, daIMG_5323n Spiritual. Hikmah Sosial, karena qurban berdampak strategis bagi ikhtiar membangun kebersamaan dan pemerataan dalam masyarakat. Hikmah Moral, karena perintah berqurban mengingatkan bahwa pada hakikatnya kekayaan itu hanyalah titipan Allah. Dari sini, seharusnya manusia menyadari bahwa pada harta yang dimilikinya ada hak orang lain, yang harus ditunaikan dengan cara mengeluarkan zakat, infaq, shadaqah, wakaf, termasuk qurban. Hikmah Spiritual, qurban yang secara bahasa berasal dari kata: qaraba-yaqrobu-qurbaanan, yang berarti “dekat,” ujar Danlanud SIM.

Hendaknya kita bisa menjadikan hikmah serta makna yang terkandung tersebut sebagai pembelajaran, agar dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan tugas yang semakin kompleks, seiring dengan dinamika sosial yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, hal ini sejalan dengan tema Idul Adha kali ini yakni “Dengan Hikmah Idul Adha 1439 H / 2018 H Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan Guna Membentuk Prajurit Profesional, Rela Berkorban dan Manunggal Dengan Rakyat.’’

IMG_5419Tgk. H. Irawan Abdullah, S.Ag selaku Khatib sekaligus Imam  menjelaskan Qurb atau qurbân berarti “dekat” dengan imbuhan ân (alif dan nun) yang mengandung arti “kesempurnaan”, sehingga qurbân yang diindonesiakan dengan “kurban” berarti “kedekatan yang sempurna.” Kata Qurbân berulang tiga kali dalam al-Qur’an, yaitu pada QS.Ali Imran/3: 183, al-Ma’idah/5: 27, dan al-Ahqaf/46: 28. Jadi, qurban adalah penyembelihan hewan tertentu yang dilakukan pada hari Idul Adha dan tiga hari sesudahnya (hari tasyrik), yakni pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam ilmu fiqh, qurban juga disebut udhiah (karena dilaksanakan dalam suasana idul adha) juga berasal dari kata dahwah atau duhaa (waktu matahari sedang naik di pagi hari), karena biasanya penyembelihan hewan qurban dilaksanakan pada waktu duha. Dari kata dahwah atau duhaa tersebut diambil kata daahiyah yang bentuk jamaknya udhiah.”Terang Tgk. H. Irawan Abdullah, S.Ag.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Danlanud SIM : Hikmah Ibadah Idul Adha Qurban 1439 H