Berita

Danlanud Sim Tekankan Kesiapsiagaan Satuan

Oleh 01 Jul 2019 Juli 2nd, 2019 Tidak ada komentar
Danlanud Sim Tekankan Kesiapsiagaan Satuan
#TNIAU 

TNI AU. Upacara bendera mingguan di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Senin (1/7), Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief H., S.Sos., menekankan pentingnya kesiapsiagaan satuan dalam mendukung pelaksanaan tugas satuan dihadapan seluruh personel Lanud Sultan Iskandar Muda. Hal ini berkaitan dengan profesionalisme satuan dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi di selaraskan dengan situasi dan kondisi lingkungan masyarakat.

“Syukur alhamdulilah, rangkaian pelaksanaan Pemilu 2019 sampai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi berakhir dengan damai dan lancar, apapun hasilnya tetap junjung tinggi netralitas TNI,” katanya dan sejauh ini tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan personel TNI, khususnya TNI AU, Lanud Sultan Iskandar Muda ucapan terima kasih atas dedikasi juga kesiapan personel yang selalu dalam menangani hal-hal yang tidak diinginkan pada Pemilu 2019. “Pertahankan dan tingkatkan,” ujarnya. Ini bentuk profesionalisme TNI Polri dalam mengawal keamanan dan pertahanan NKRI sampai dengan pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih.

 Selain itu terkait pelaksanaan pelaksanaan PON 2024 dimana Sumatera Utara dan Aceh sebagai tuan rumah bersama, menjadi salah satu fokus perhatian pimpinan dalam mempersiapkan atlet-atlet olahraga dirgantara diantaranya cabang olahraga Parayalang dan Gantole, perlu adanya peran aktif untuk dapat memetik hasil positif dalam event nasional tersebut.

Beberapa hari lalu, katanya, telah diadakan Munas (Musyawarah Nasional) XI FASI di Jakarta yang dipimpin Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., selaku Ketua Umum PB FASI, disampaikan bahwa Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) menunjukan prestasi yang membanggakan dan mengukir sejarah bagi Indonesia dalam Asian Games 2018 lalu dengan menyumbangkan 2 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu serta masuk dalam lima besar penyumbang medali bagi kontingen Indonesia. Hal ini, menyulut semangat bagi Federasi Aero Sports Indonesia Provinsi untuk segera jemput bola melakukan pembinaan di tingkat Kabupaten dan Kota. “Olahraga dirgantara seperti paralayang bukan olahraga ekslusif sehingga dapat diikuti dan dinikmati seluruh kalangan masyarakat, mari kita kembangkan dan lebih mendekat ke masyarakat,” katanya dimana selain mencari bibit-bibit atlet juga memperkenalkan olahraga dirgantara di masyarakat, khususnya provinsi Aceh.

Kemudian mengenai pengamanan aset TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Sultan Iskandar Muda telah giat dilakukan baik pengecekan patok aset dan pemagaran di sekitar lapangan tembak melalui penanaman batang pohon kuda-kuda sebagai tanda kepemilikan tanah dengan berkoordinasi bersama masyarakat dan pemerintah setempat. “Tingkatkan komunikasi aktif dan sosialisasi dengan masyarakat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya dengan tetap mengutamakan musyawarah dan komunikasi dengan masyarakat sekitar.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel