Berita

Danlanud Singkawang II Kunjungi Pelaku Sejarah Tragedi Penyerangan PGRS Dan PARAKU

Dibaca: 90 Oleh 24 Agu 2015Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Komandan Lanud Singkawang II Letkol Pnb Sumantri Hidayat beserta seluruh perwira Lanud Singkawang II melaksanakan anjangsana kepada bapak Budjang Hasan pensiunan Pegawai Negeri Sipil Lanud Singkawang II, seorang pelaku sejarah tragedi penyerangan Lanud Singkawang II pada tahun 1967 yang dilakukan oleh Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS) dan Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (PARAKU) untuk melakukan sabotase, perampokan, pencurian dan tindakan-tindakan lainnya yang sengaja memanaskan situasi di seluruh daerah Kalimantan Barat. Minggu (23/8)

Dalam kunjungan tersebut Komandan Lanud Singkawang II Letkol Pnb Sumantri Hidayat mengatakan bahwa “ kunjungan ini dimaksudkan untuk mempererat silahturahmi sebagai keluarga besar TNI AU. Inilah wujud kepedulian dan penghargaan kami terhadap bapak Budjang Hasan sebagai saksi pelaku sejarah, mengingatkan kembali kepada kita semua akan jasa serta perjuangan yang telah terjadi pada waktu itu dengan harapan nilai perjuangan pelaku sejarah kita dapat mengambil pelajaran yang sangat berharga dalam memperjuangkan dan mempertahankan demi perkembangan Lanud Singkawang II kedepan lebih baik’’

Baca juga:  Lanud Maimun Saleh Dan TNI AD, AL Peringati HUT TNI Ke-74 Di Lapangan Apel Mako Lanal Sabang

Dengan semangat berapi-api bapak Budjang Hasan menjelaskan “ bahwa pada tanggal 16 Juli 1967 sekitar pukul 24.30 Wita Lanud Singkawang II telah disergap oleh pasukan PGRS/PARAKU yang berkekuatan + 1 (satu) kompi. Sasaran penyergapan adalah Gudang Senjata Lanud Singkawang II, pemutusan jaringan-jaringan komunikasi/telepon. Penyergapan berjalan cepat dan akibat dari pada serangan tersebut empat orang anggota gugur, Sertu Sudirman sebagai Komandan Jaga, Prada Suwardi, Prada Awas Setiyono dan PNS Mardjuki. Selanjutnya terima kasih banyak saya merasa senang dan bangga atas kunjungan ini.

Bapak Budjang Hasan merupakan salah satu personel yang menjaga sentral telepon, dimana beliau dapat menyelamatkan diri pada saat kejadian malam minggu kelabu bagi Lanud Singkawang II. Salah seorang personel piket yang selamat dari penyerangan PGRS/Paraku, peristiwa berdarah yang sampai saat ini menjadi pengalaman hidup yang tidak terlupakan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel