Berita

Danlanud Singkawang II Kunjungi Pelaku Sejarah Tragedi Penyerangan PGRS

Dibaca: 58 Oleh 24 Agu 2015Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Komandan Lanud Singkawang II Letkol Pnb Sumantri Hidayat beserta seluruh perwira Lanud Singkawang II melaksanakan anjangsana ke bapak Budjang Hasan pensiunan Pegawai Negeri Sipil Lanud Singkawang II pelaku sejarah tragedi penyerangan Lanud Singkawang II pada tahun 1967, Minggu (23/8).

Penyerangan tersebut dilakukan oleh Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS) dan Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (PARAKU) dengan melakukan sabotase, perampokan, pencurian dan tindakan-tindakan lainnya yang sengaja memanaskan situasi di seluruh daerah Kalimantan Barat. Bapak Budjang Hasan merupakan salah satu personel yang berhasil menyelamatkan diri dari serangan pasukan PGRS dan PARAKU tersebut. Ketika itu, ia sedang bertugas menjaga sentral telepon Lanud Singkawang II.

Danlanud Singkawang II Letkol Pnb Sumantri Hidayat mengatakan bahwa kunjungan ini sebagai sebagai wujud kepedulian dan penghargaan terhadap bapak Budjang Hasan atas jasanya ketika berjuang melawan Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS) dan Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (PARAKU). Hal ini dapat dijadikan pelajaran yang sangat berharga demi perkembangan Lanud Singkawang II kedepannya. Dengan kunjungan ini semakin mempererat silahturahmi sebagai keluarga besar TNI AU.

Dengan semangat berapi-api bapak Budjang Hasan menjelaskan, “ bahwa pada tanggal 16 Juli 1967 sekitar pukul 24.30 Wita, Lanud Singkawang II telah disergap oleh pasukan PGRS/PARAKU yang berkekuatan + 1 (satu) kompi. Sasaran penyergapan adalah gudang senjata Lanud Singkawang II dan pemutusan jaringan-jaringan komunikasi/telepon. Penyergapan yang dilakukan menurutnya berjalan begitu cepat. Akibat dari pada serangan tersebut, empat orang anggota Lanud gugur, atas nama Sertu Sudirman sebagai Komandan Jaga, Prada Suwardi, Prada Awas Setiyono dan PNS Mardjuki. Peristiwa berdarah tersebut, sampai saat ini menjadi pengalaman hidup yang tidak terlupakannya. Bapak Budjang Hasan merasa senang dan bangga dan mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan Danlanud dan rombongan.

Baca juga:  PERINGATAN NUZULUL QUR’AN

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel