Berita

Danlanud Slm : Para Lulusan Dididik dan Dilatih Secara Berkesinambungan

Dibaca: 7 Oleh 21 Okt 2011Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Para lulusan perlu dididik dan dilatih secara berkesinambungan. Mengingat bahwa untuk masa kini, kecenderungan produk-produk teknologi modern yang digunakan TNI AU, semakin kompleks. Karena itu, dengan berorientasi pada misi dan persenjataan modern yang dimiliki TNI AU, maka kemampuan dan ketrampilan personel yang menangani alutsista setiap saat dapat mengimbangi teknologi modern.

Demikian salah satu pernyataan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Elianto Susetio,S.I.P yang bertindak sebagai inspektur upacara pada penutupan pendidikan sejursarta ( sekolah kejuruan dasar tamtama) monponlek ( motir telepon teleks)angkatan ke-6, avionik angkatan ke-11, dan monrad ( montir radio) angkatan ke-14 yang dilaksanakan di lapangan upacara staf II Lanud Sulaiman. Upacara tersebut dihadiri para perwakilan komandan insub di jajaran Lanud Sulaiman, para kepala dinas, dan komandan skadik, perwira, bintara, tamtama, dan pegawai negeri sipil. (21/10)

Danlanud menyatakan bahwa hal yang paling mendasar bagi penampilan atau perfomance TNI AU adalah operasi. Menurutnya, operasi merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan tugas TNI Angkatan Udara. ”Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban setiap personel tni au dimana pun, kapan pun, dan apapun bidang tugasnya, untuk selalu berupaya agar operasi dapat terselenggara dengan baik dan aman, ” kata Danlanud.

Baca juga:  ANGGOTA LANUD SUPADIO BEKALI DIRI DENGAN HUKUM HAK ASASI MANUSIA

Lebih lanjut Danlanud menegaskan bahwa faktor pendidikan menjadi kunci utama. Out put yang baik akan menjadi pengadaan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk menyikapi hal tersebut, maka faktor disiplin secara dominan harus mampu mewarnai sikap dan perilaku para lulusan. Lebih-lebih bagi seorang teknisi, yang mengemban tanggung jawab operasional dari alutsista yang ditangani. ”Sehingga, akan menjamin suksesnya tugas-tugas yang dibebankan kepada para lulusan sebagai personil yang lahir dari lembaga pendidikan TNI Angkatan Udara, ” jelas Danlanud.

Danlanud menegaskan bahwa pendidikan merupakan jenjang peluang karir yang luas. Berpedoman pada pepatah yang mengatakan “knowledge is a treasure but practise is the key to it” memanglah benar. Bahwa ilmu pengetahuan adalah harta yang berharga tetapi mempermahir adalah kunci kesuksesan. Menurutnya bahwa ilmu yang diperoleh haruslah terus dikembangkan secara sungguh-sungguh dan berlanjut.

Danlanud berpesan agar para lulusan tak bosan untuk belajar dan memperdalam terus ilmu, baik secara mandiri maupun dengan menimba pengalaman dari para senior di kesatuan masing-masing. “ Walaupun faktor mental tetap menempati urutan teratas dan tetap menjadi tuntutan seorang prajurit, tetapi pengembangan kemampuan intelektual harus terus dipacu dan dibudayakan. Hal ini perlu menjadi titik perhatian karena masyarakat mendatang akan semakin maju, dan kehidupan prajurit yang akan datang dihadapkan dengan berbagai hal yang berciri kemajuan jaman,” tegas Danlanud diakhir sambutannya.

Baca juga:  Jabatan Dan Skadik 104 Lanud Adisutjipto Diserahterimakan

Pendidikan Sejursarta Monponlek angkatan ke-6 yang dilaksanakan di Skadik 202 diikuti 15 siswa tamtama menetapkan Prada M. Irwan (Kosekhanudnas I Halim P) sebagai siswa lulusan terbaik, disusul Prada Gandy R. Putra (Depohar 40, yaitu dari Sathar 41 Lanud Sulaiman) siswa Sejursarta Monrad angkatan ke-14 yang diikuti 17 siswa tamtama, sedangkan Prada M. Husein ( Lanud Iwy Depohar 20) ditetapkan oleh skadik 203 Lanud Sulaiman sebagai siswa lulusan terbaik Sejursarta Avionik angkatan ke-11 yang diikuti oleh 22 orang siswa tamtama. Ketiga jenis pendidikan tersebut dilaksanakan selama lima bulan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel