Berita

Danlanud Slm : Prajurit Paskhas Mampu Menangkal Pengaruh Negatif

Dibaca: 5 Oleh 22 Mei 2010Tidak ada komentar
Danlanud Slm : Prajurit Paskhas Mampu Menangkal Pengaruh Negatif
#TNIAU 

Sebagai prajurit Baret Jingga yang juga merupakan salah satu pasukan tempur darat TNI AU, memantapkan mental kejuangan, sehingga mampu menangkal berbagai pengaruh negatif dan sebagai tindakan antisipasi dalam menyikapi perkembangan jaman.

 

Hal tersebut disampaikan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Sulaiman Kol. Pnb Gutomo, S.I.P, dalam sambutannya pada saat upacara pembukaan Pendidikan Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama Paskhas Angkatan ke-23, yang berlangsung di Lapangan upacra Staf II Lanud Sulaiman, Bandung. Jumat (17/04).

 

Danlanud mengingatkan, sebagai prajurit Korps Pasukan Khas TNI AU harus mampu tampil sebagai prajurit yang penuh dengan kreasi dan inovasi cemerlang dalam mengembangkan kemampuan, baik kemampuan sebagai individu maupun kemampuan hubungan satuan. Jangan bosan untuk terus belajar sehingga dapat menjadikan TNI Angkatan Udara tampil sebagai kekuatan udara yang dapat dibanggakan serta mampu menjawab tantangan tugas dimasa depan.

 

Menurut Danlanud, pendidikan Susjurlata Paskhas bertujuan memberikan bekal pengetahuan, ketrampilan lanjutan, dan perilaku prajurit Paskhas agar dapat bertugas sebagai pelaksana kekuatan pasukan tempur darat yang berjiwa sapta marga dan sumpah prajurit serta memiliki kesemaptaan jasmani yang baik sesuai bidang tugas yang diemban.

Baca juga:  Jelang Hut Paskhasau Ke-70, Panitia Intensifkan Rapat Koordinasi

 

Sebagai kader prajurit Korps Pasukan Khas, yang bertugas pertahanan alut sista TNI AU, instalasi TNI Angkatan Udara, Pengendalian Pangkalan Udara Depan, Pengendalian Tempur, SAR Tempur dan tugas-tugas operasi lain sesuai dengan kebijaksanaan Panglima TNI, merupakan unsur yang menyatu dengan alut sista TNI Angkatan Udara. Lanjut Kolonel Pnb Gutomo, S.I.P

 

Danlanud Berharap, manfaatkan masa pendidikan sebaik mungkin. Karena waktu tiga bulan belum dapat menunjang kemampuan saudara dalam pelaksanaan tugas-tugas yang semakin kompleks. Setidaknya melalui pendidikan ini dapat membangun kesadaran yang kritis, dalam menciptakan individu atau personel peka terhadap lingkungan. segeralah menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, dengan tetap memperhatikan dan memelihara hidup bersih, tertib, dan disiplin sebagai cerminan pribadi prajurit.

 

Menyadari pentingnya 10 komponen pendidikan, saya percaya para instruktur mampu menjadi contoh, panutan, dan keteladanan bagi para siswanya dalam perilaku dan disiplin selaku prajurit yang saptamargais. Kepada seluruh siswa, saya ucapkan “selamat belajar dan berlatih”, manfaatkanlah masa pendidikan ini dengan sebaik-baiknya agar ilmu yang di peroleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat, baik sebagai pribadi maupun bagian dari institusi. Tambah Danlanud.

Baca juga:  Lanud Rsn Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa, Negara, dan TNI AU

 

Pendidikan Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama Paskhas Angkatan ke-23, diikuti 150 siswa yang berasal dari seluruh satuan jajaran Korpaskhasau, berpangkat Kopral Dua (Kopda) dan Prajurit Kepala (Praka). Kepada para siswa selamat dan sukses atas keberhasilan saudara dalam tahap seleksi dan lulus menjadi siswa, sehingga dapat mengikuti pendidikan, siapkan diri saudara dengan baik dalam menempuh menempuh pendidikan. Kepada Komandan Skadik 204, para instruktur, pembina serta semua pihak terkait “selamat bekerja dan bertugas”. Sadarilah bahwa keberhasilan pelaksanaan suatu pendidikan tidak terlepas dari tanggung jawab dari para instruktur dan pengelola pendidikan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel