Berita

Danlanud Soewondo Pimpin Apel Khusus Peringatan ke-56 HUT Wara di Lapangan Makosekhanudnas III

DANLANUD SOEWONDO PIMPIN APEL KHUSUS PERINGATAN KE-56 HUT WARA DI LAPANGAN MAKOSEKHANUDNAS III
#TNIAU 

TNI AU.    Dalam rangka Peringatan ke-56 HUT Wara tahun 2019 di wilayah Medan, dilaksanakan Apel Khusus bertempat di lapangan Makosekhanudnas III yang diikuti oleh para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lanud Soewondo, Kosekhanudnas III, Wing III dan Yonko 469 Paskhas. Komandan Lanud Soewondo Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey yang bertindak selaku pimpinan apel membacakan sambutan dari Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., pada upacara Peringatan ke-56 HUT Wara.  Senin (12/8).

Dalam Sambutan Kasau yang dibacakan Danlanud Soewondo menyampaikan bahwa, kaum wanita memiliki peran yang besar dalam perjalanan sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Di bidang pertahanan dan bela negara, kaum wanita telah banyak menorehkan tinta emas pada lembaran sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Wanita berjiwa patriot yang berjuang bahu membahu dengan prajurit pria dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik ini, tidak dapat dihitung lagi dengan jari jemari kita. Mengingat berbagai pengalaman dan kondisi faktual pada masa itu, isu gender bukanlah suatu alasan untuk menempatkan kaum wanita di kelas yang berbeda dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Pemikiran tersebut menjadi dasar untuk merekrut wanita Indonesia dalam penugasan militer yang terwujud pada tahun 1963. Rekrutmen tersebut merupakan keputusan yang tepat, mengingat Wanita Angkatan Udara terbukti mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah diamanahkan oleh negara secara optimal. Selain itu, keputusan untuk menempatkan Wanita Angkatan Udara ke dalam korps yang integral dengan prajurit pria juga merupakan keputusan yang tepat, karena telah berhasil membuat Wanita Angkatan Udara menjadi lebih adaptif dalam mengembangkan diri sehingga memiliki kemampuan kerja hampir di setiap lini penugasan TNI Angkatan Udara

Selanjutnya Kasau menyampaikan bahwa Wanita Angkatan Udara telah menyumbangkan banyak capaian dan prestasi. Tidak hanya pada tingkat nasional, tetapi juga internasional  Wanita Angkatan Udara juga turut serta secara aktif sebagai kontingen pasukan perdamaian PBB di berbagai negara konflik. Tentu saja, prestasi dan capaian tersebut sangat membanggakan, sekaligus menepis anggapan keterbatasan wanita dalam melaksanakan tugas operasi. Oleh karena itu, menggunakan kesempatan yang baik ini, saya selaku pimpinan TNI Angkatan Udara menyampaikan terima kasih, sekaligus rasa bangga atas seluruh dedikasi, komitmen, dan kinerja yang telah ditunjukkan oleh Wanita Angkatan Udara di mana pun berada dan bertugas.

Lebih lanjut Kasau juga menyampaikan bahwa Dalam berbagai kesempatan saya sering menyampaikan bahwa TNI Angkatan Udara menghadapi eskalasi tantangan yang semakin kompleks sebagai imbas dari Revolusi Industri 4.0 yang dikatalisasi oleh perkembangan teknologi seperti artificial intelligence, big data, dan the internet of things. Wanita Angkatan Udara, sebagai insan Swa Bhuwana Paksa, tidak luput dari tugas dan tanggung jawab untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Untuk itu, saya menekankan kepada Wanita Angkatan Udara untuk senantiasa mengisi dan mengembangkan potensi diri, baik kemampuan maupun keterampilan, sehingga Wanita Angkatan Udara dapat terus berkontribusi positif kepada TNI Angkatan Udara melalui profesionalisme, militansi, dan inovasi dalam menghadapi perkembangan tantangan yang sangat dinamis. Hal tersebut sangat sesuai dengan tema peringatan ke-56 Hari Ulang Tahun Wanita Angkatan Udara kali ini, yaitu Dengan dilandasi semangat Profesionalisme, Militan, dan Inovatif, Wanita Angkatan Udara siap menghadapi tantangan tugas TNI Angkatan Udara.”

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kasau menyampaikan kutipan sebuah ungkapan yang disampaikan oleh Margareth Thatcher, seorang wanita yang menjadi Perdana Menteri Inggris dengan masa pengabdian terlama dan mendapat julukan sebagai The Iron Lady atau si Wanita Besi.

Any woman who understands the problem of running a home will be nearer to understanding the problems of running a country.Sebagai seorang yang berkecimpung di dalam pemerintahan, Margareth Thatcher sangat paham bahwa seseorang yang biasa melaksanakan tugas-tugas sederhana di lingkup kecil, seperti rumah tangga, dapat lebih mudah mengimplementasikan tugas-tugas di lingkup yang lebih besar. Hal ini menunjukkan bahwa berbekal pengalaman tugas mulia sebagai seorang wanita di dalam rumah tangga, dapat membantu Wanita Angkatan Udara untuk menjadi prajurit yang lebih bijak, lebih hebat, dan lebih kritis dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai bidang pekerjaannya, pungkas Kasau.

Usai melaksnakan apel khusus dialanjutkan dengan pemberian ucapan selamat ulang tahun kepada personel Wara yang diawali oleh Danlanud dan diikuti oleh para pejabat TNI AU di wilayah Medan berikutnya berfoto bersama.

Apel khusus yang berlangsung dengan hikmat ini turut dihadiri oleh para Asisten Kosekhanudnad III, Wadanwing III Paskhas, para Kepala Dinas Lanud Soewondo, Danyonko 469 Paskhas beserta segenap personel Wara di wilayah Medan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel