Berita

DANLANUD SULAIMAN BUKA PENDIDIKAN SUSGUMIL BINTARA ANGKATAN KE-22

Dibaca: 5 Oleh 05 Jun 2014Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Para siswa Susgumil bintara diprogramkan untuk menjadi tenaga pendidik atau instruktur dalam berbagai bidang penugasan, tidak saja di lembaga pendidikan namun di satuan-satuan operasional. Oleh karena itu, kepada para siswa diharapkan agar tambahan ilmu pengetahuan yang didapat selama mengikuti pendidikan hendaknya terus dikembangkan sehingga para siswa memiliki bekal yang lebih kuat lagi, yang bisa mendasari kemampuan saudara sebagai tenaga pengajar.

Hal tersebut disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Djamaluddin, M.Si(Han)., pada upacara pembukaan pendidikan Susgumil (Kursus Guru Militer) bintara Angkatan ke-22, Kamis (5/6) yang dilaksanakan di lapangan upacara staf II Lanud Sulaiman. Pendidikan yang diikuti 30 siswa ini akan dilaksanakan di Skadron Pendidikan 201 yang akan ditempuh selama empat bulan.

Lebih lanjut dalam sambutannya Danlanud menyatakan bahwa lembaga pendidikan merupakan kawah candradimuka bagi personel dalam upaya peningkatan kualitas. ”Tentunya, personel yang mengawaki haruslah pribadi yang memiliki sikap profesional. Artinya, memiliki sikap tanggung jawab yang tinggi dalam pekerjaan pendidikan pada umumnya dan dalam perencanaan pendidikan khususnya. Misalnya, merasa bertanggung jawab terhadap materi yang disampaikan kepada siswa, meningkatkan kompetensi, kecakapan, ketrampilan, dan menilai hasil belajar,” kata Danlanud.

Baca juga:  Bantuan Bus Ke Lanud Adisutjipto Untuk Operasional Pendidikan Sekbang

Danlanud pun mengingatkan bahwa profesionalisme tenaga pendidik merupakan proses berkesinambungan yang tidak hanya diperoleh dalam waktu singkat. Untuk memperoleh tenaga pendidik yang berkualitas memang tidak dilahirkan, tetapi dibentuk. Kompetensi mengajar adalah sebuah proses dan pengalaman panjang yang harus terus ditingkatkan melalui pengetahuan khusus, ketrampilan, pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan secara terprogram, terjadwal, dan berkesinambungan. 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel