Berita

Danlanud Sulaiman: Eksistensi di Bidang Elektronika Sangat diperlukan

Dibaca: 16 Oleh 23 Mei 2010Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Jadilah prajurit yang mengerti serta mampu melaksanakan tugas-tugasnya secara proposional dan professional, dalam arti seorang prajurit harus memiliki disiplin yang tinggi, bertanggung jawab, loyal serta memiliki kebanggaan terhadap profesinya.

 

Hal ini disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Gutomo S.I.P dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Operasi Lanud Sulaiman Letkol Lek I Wayan Mahendra Data S.T pada upacara penutupan pendidikan Sesarjurlek Angkatan Ke-35 dan pembukaan pendidikan Sejurhar Alnavud Angkatan Ke-21 dan Sejursarhar Radio Angkatan Ke-30 bertempat di Lapangan Apel Staff II Lanud Sulaiman Bandung, Kamis ( 29/04 ).

 

Ditegaskan Danlanud, bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya bidang elektronika demikian luas dan kompleks serta terus berkembang menelusuri segala sektor kehidupan, tak terkecuali alat utama system senjata udara.

 

“ Satu hal yang jelas terjadi, bahwa teknologi militer akan selalu lebih maju dan unggul dibanding dengan yang digunakan kalangan sipil, maka jelaslah eksistensi maupun fungsi dalam kedinasan di bidang elektronika sangatlah diperlukan”, tegas Danlanud Sulaiman.

Baca juga:  Lanud Sjamsudin Noor Ikuti Gelar Pasukan Operasi “Ketupat Intan - 2022”

 

Ditambahkannya, bagi lulusan dan siswa, pendidikan ini merupakan jenjang peluang karir yang luas. Berpedoman pada pepatah yang berbunyi “ Knowledge is a treasure but practise is the key to it “ maka ilmu yang diperoleh harus terus dikembangkan secara sungguh-sungguh dan berlanjut, baik dengan cara pendalaman melalui belajar sendiri maupun dengan menimba pengalaman dari senior di kesatuan masing-masing,” tambahnya.

 

Pada acara tambahan, Kadisops menyerahkan trhopi kepada siswa lulusan terbaik, Serda Nyono. Para lulusan dari Skadik 203 yang telah mengikuti pendidikan Sesarlek selama delapan bulan tersebut mengikuti pendidikan kejuruan lagi yaitu, pemeliharaan radio (harrad) dan alat navigasi udara (alnavud) . Pendidikan pemeliharaan radio ditempuh untuk kurun waktu enam bulan sedangkan alnavud diselesaikan dalam waktu tujuh bulan

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel