Berita

Danlanud Sulaiman : “Profesi Guru Militer Memiliki Peran Penting”

Dibaca: 3 Oleh 06 Jun 2015Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Kepala Dinas Logistik Letkol Kal Suhendro mewakili Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Olot Dwi Cahyono bertindak selaku inspektur upacara pada pembukaan pendidikan Kursus Guru Militer Perwira (Susgumilpa) Angkatan ke-47, Jum’at (5/6/2015), yang dilaksanakan di gedung balai prajurit Cendrawasih Lanud Sulaiman, Kec. Margahayu, Kab. Bandung.

Dalam amanat tertulisnya Danlanud menyatakan bahwa profesi dan peran guru militer memiliki peran penting dan menjadi ujung tombak dalam sebuah lembaga pendidikan adalah hal mutlak. “Sebagai pendidik akademik, kedudukan tersebut memiliki tanggung jawab moral yang tinggi dalam membentuk kepribadian peserta didik menjadi lebih baik sehingga dapat menjadi contoh dan panutan,” kata Danlanud.

Danlanud mengharapkan agar selama menempuh pendidikan para siswa dapat memperoleh hal-hal baru sehingga mampu melahirkan kreativitas yang dapat mendukung pelaksanaan tugas di satuan masing-masing. “Selain itu, mampu pula mentransformasikan nilai-nilai kebaikan secara berkelanjutan sebagai bagian dari proses pengembangan mental dan kepribadian prajurit yang Sapta Marga,” tambahnya.

Ditegaskan pula bahwa antara para tenaga didik dan peserta didik harus mampu menampilkan karakteristik pendidik yang dapat memotivasi dan menginspirasi peserta didiknya untuk menularkan sikap, kepribadian, dan berperilaku sebagaimana mestinya sebagai tenaga pendidik.

Baca juga:  Komandan Wingdiktek resmi menutup 3 pendidikan di Skadik 304 Jakarta

Selama empat bulan kedepan, 23 siswa Susgumilpa A-47 tersebut akan menempuh pendidikan untuk menyelesaikan 646 jam pelajaran yang dilaksanakan di Skadron Pendidikan 201 Lanud Sulaiman.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel