Berita

Danlanud Sulaiman Tutup Tiga Sekolah

Dibaca: 51 Oleh 30 Sep 2019Tidak ada komentar
LANUD SULAIMAN TUTUP TIGA SEKOLAH
#TNIAU 

TNI AU. Bekal ilmu yang sudah didapat selama mengikuti kursus tersebut hendaknya dapat dijadikan modal dalam pengembangan diri, disamping sebagai upaya peningkatan kualitas sebagai prajurit  yang profesional, militant, inovatif, memiliki intelektualitas, rasa tanggung jawab, berdedikasi, dan memiliki semangat juang yang tinggi. 

Hal tersebut disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb B. Benny K., S.H., MAvMgt., MAIR., yang bertindak selaku inspektur upacara saat membacakan amanat tertulis Komandan Kodiklatau Marsda TNI Diyah Yudanardi pada upacara penutupan  Sustek PMEL (Kursus Teknisi Precision Measurement Equipment Laboratory) K1,K2, dan K8, Angkatan ke-3, Sustek (Kursus Teknisi) TRX HF SSB A-10, dan Susba (Kursus Bintara) Inspektor Pemeliharaan Avionik Angkatan ke-22, yang dilaksanakan di gedung balai prajurit Cendrawasih Lanud Sulaiman, kabupaten Bandung yang dihadiri para pejabat di jajaran Lanud Sulaiman dan diikuti para personel, baik militer maupun PNS. Senin(30/09).

“Saya yakin dan percaya, wawasan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh para mantan siswa selama dua bulan akan mampu mendukung dalam menjalankan tugas yang dibebankan kepada para mantan siswa dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab, sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi para mantan kepada TNI Angkatan Udara, baik untuk saat ini maupun di masa mendatang,” kata Irup saat membacakan amanat Dankodiklatau.

Dankodiklatau pun memberi ucapan selamat kepada para lulusan dan lulusan siswa terbaik dari   Sustek PMEL K1, K2, dan K8 A-3 atas nama  Serma Eko Jati Kusumo yang bertugas sebagai Bintara Teknisi Leksus Lab. EMDT Sathar 22 Depohar 20, dan lulusan terbaik Sustek TRX HF SSB A-10 atas nama Serda Solichun yang bertugas sebagai Bintara Senkom Lanud Atang Sandjaya, dan lulusan terbaik Susba Inspektor Har Avionik A-22 atas nama Serda Depi Maulana  yang bertugas sebagai Bintara Avionik Subsihar Sihar Skadud 45 Wing 1 Lanud Halim Perdana Kusumah.

Dankodiklatau  menaruh harapan agar bekal ilmu yang sudah didapat selama mengikuti kursus tersebut hendaknya dapat dijadikan modal dalam pengembangan diri, disamping sebagai upaya peningkatan kualitas sebagai prajurit  yang profesional, militant, inovatif, memiliki intelektualitas, rasa tanggung jawab, berdedikasi, dan memiliki semangat juang yang tinggi. 

Baca juga:  Warga Lanud Surabaya Sambut Tahun Baru 2017

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel