Berita

Danlanud Sultan Hasanuddin Irup Upacara Hari Kesadaran Nasional di Kabupaten Maros

Dibaca: 10 Oleh 18 Okt 2016Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 


“Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan setiap bulan tanggal 17 di wilayah Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan, mempunyai makna yang sangat penting bagi kita semua, disamping untuk memantapkan kualitas pengabdian juga sangat bermanfaat untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Negara dan bangsa”, demikian sambutan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Nanang Santoso, yang bertindak selaku Inspektur upacara Hari Kesadaran Nasional di Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (17/10).

Upacara yang diikuti oleh seluruh pejabat dijajaran Pemda Kabupaten Maros, baik dari instansi Militer, Polri dan PNS Pemerintah Daerah Kabupaten Maros. Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Maros Ir. HM. Hatta Rahman MM, para pejabat satuan TNI dan Polri, serta para pejabat forum komunikasi pimpinan daerah kabupaten Maros.

Selanjutnya dikatakan, dengan kegiatan upacara yang kita laksanakan juga bermanfaat sebagai bentuk sarana komunikasi dalam rangka menyampaikan kebijakan pimpinan kepada satuan kerja di jajaran pemerintah Kabupaten Maros dan satuan kerja vertikal yang berada di Kabupaten Maros, agar menjadi pedoman guna menyongsong keberhasilan tugas kedepan yang semakin kompleks dan dinamis.

Baca juga:  Danlanud RHF Ajak FKPD, GM Bandara RHF dan Kepala BMKG Latihan Menembak

Dibagian lain sambutannya, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin menyampaikan bahwa, beberapa waktu kedepan dibeberapa daerah akan melaksanakan Pilkada serentak, untuk memilih anggota legislatif, dengan harapan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar, untuk itu kepada aparat beserta masyarakat Kabupaten Maros diharapkan untuk menjaga stabilitas keamanan. Tetap jaga dan pelihara situasi masyarakat yang damai dan penuh kebersamaan, serta tingkatkan terus kerjasama dan ketertiban serta kekompakan sesama warga.

Marsma TNI Nanang Santoso juga menegaskan, bahwa semua tindakan kita, baik dalam konteks pelaksanaan tugas maupun kehidupan di lingkungan masyarakat, sebagai abdi negara agar senantiasa berpedoman kepada aturan yang berlaku, dan harus tetap mewaspadai dan mengantisipasi agar persoalan tersebut tidak merusak harmonisasi sosial, persatuan dan kesatuan bangsa, serta tidak menimbulkan gangguan terhadap stabilitas nasional.

“Tingkatkan terus kerjasama, pelihara ketertiban dan kekompakan sesama warga, serta hindari tindakan-tindakan yang menjurus pada perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri serta dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat”, tegasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel