TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Danlanud Sultan Hasanuddin Tutup Latihan Survival Dasar di Pantai Desa Punaga Takalar

By 20 Apr 2015 08:31Berita
c130_hercules_indonesian_air_force_approaching

Latihan Survival Dasar Lanud Sultan Hasanuddin yang berlangsung selama tiga hari, Minggu (19/4) ditutup oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Tamsil G. Malik dalam upacara militer di pantai desa Punaga Kabupaten Takalar yang ditandai dengan pelepasan tanda peserta latihan dan penyerahan sertifikat kepada peserta latihan. Acara tersebut dihadiri para Pejabat Lanud Sultan Hasanuddin, TNI, Polri dan Muspida serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan latihan ini dilaksanakan sebagai bekal awal penyegaran bagi awak pesawat dalam melaksanakan Survival disaat pesawat yang diawakinya mengalami Crash Landing di daerah operasi hingga mendapatkan pertolongan dari pasukan kawan.

Dari skenario latihan dianggapkan, pesawat mengalami Crash Landing di daerah operasi, awak pesawat diharapkan melaksanakan jalan kompas menuju ke daerah yang dianggap aman dari pasukan musuh, hal ini diasumsikan dengan berjalan menuju ke desa balla barisi kabupaten Takalar. Setelah itu dilanjutkan dengan jalan peta guna menjauh dari wilayah musuh dan serangan musuh yang sewaktu-waktu dapat mengancam. Saat menemukan wilayah yang dianggap aman dari serangan musuh maka awak pesawat diharapkan dapat membuat tenda, para-para dan jebakan guna bertahan hidup di hutan, namun tetap waspada setiap saat terhadap dari serangan musuh. Tiba-tiba pagi hari terdapat serangan dadakan yang dilakukan musuh yang ditandai dengan suara TNT dan berondongan peluru yang memecah keheningan pagi membuat para awak pesawat segera melakukan tindakan menghindar, bersembunyi, melihat musuh, membalas dan berpindah tempat lagi ke daerah yang aman untuk memperoleh pertolongan dari kawan, dalam hal ini diasumsikan di laut yaitu pantai desa Punaga. Kegiatan yang dilakukan yaitu berlindung dari serangan udara musuh dengan membalikkan perahu dan bersembunyi, memberikan tanda bantuan dan posisi awak pesawat kepada tim penolong yang diperankan oleh awak pesawat Heli Super Puma HT 3214 hingga cara mengevakuasi awak pesawat dari air untuk diangkut ke daerah perawatan awal.

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Tamsil G. Malik dalam sambutannya mengatakan secara garis besar latihan yang melibatkan para awak pesawat di jajaran Lanud Sultan Hasanuddin dapat dilaksanakan sesuai rencana dengan mengoptimalkan kemampuan dan fasilitas yang dimiliki.

Selanjutnya Komandan Lanud Sultan Hasanuddin menekankan kepada peserta untuk tetap memelihara dan mengembangkan terus ilmu dan kemampuan yang telah diperoleh, yang dapat bermanfaat apabila suatu saat diperlukan dalam medan yang sesungguhnya, para awak pesawat sudah siap baik secara fisik, mental maupun kemampuan. Latihan ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kemampuan serta kesiapan operasional awak pesawat Lanud Sultan Hasanuddin.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Koopsau 1 Kodiklatau Korpaskhasau Berita Kotama Koopsau 2
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Danlanud Sultan Hasanuddin Tutup Latihan Survival Dasar di Pantai Desa Punaga Takalar