BeritaBerita Kotama

Danlanud Supadio Pimpin Penutupan TMMD Ke-101 Di Desa Limbung Sungai Raya

Dibaca: 13 Oleh 04 Mei 2018Mei 8th, 2018Tidak ada komentar
Danlanud Supadio Pimpin Penutupan TMMD Ke-101 Di Desa Limbung Sungai Raya
#TNIAU 

TNI AU. Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Minggit Tribowo, S.IP, memimpin penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 yang dilakukan di wilayah Kabupaten Kubu Raya (KKR). Penutupan tersebut berlangsung di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, KKR, Kamis (3/5).

Hadir dalam penutupan tersebut Bupati Kubu Raya, H Rusman Ali, Komandan Kodim (Dandim) 1207/BS Pontianak, dan perwakilan TNI-Polri lainnya. Danlanud sebagai Inspektur Upacara (Irup), membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono, sebagai penanggung jawab operasiona TMMD 2018.
“TMMD ini jadi salah satu cara meningkatkan sinergisitas TNI dan masyarakat. Termasuk mendukung pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia,” papar Danlanud.
TMMD di wilayah tersebut dilaksanakan selama 30 hari kerja dengan kegiatan pembangunan fisik jalan dan sarana, serta prasarana lainnya. Seperti jalan dan rumah ibadah serta fasilitas umum lainnya.
“Juga dilaksanakan kegiatan pembinaan kepada masyarakat, pendampingan KB dan Kesehatan. Penyuluhan cinta tanah air dan bela Negara serta kegiatan-kegiatan sosial lainnya,” katanya.
Program TMMD, lanjut Danlanud, terbukti membantu pemerintah daerah, dalam meningkatkan pembangunan fisik yang lebih berkualitas. Sebab. paparnya, pembangunan lewat TMMD, dilakukan dengan cara gotong-royong bersama warga setempat.
Selain itu, dengan adanya TMMD, maka bisa menghemat dana dan anggaran, karena pelaksanaan pembangunan fisik akan jauh berbeda jika dilakukan kegiatannya dengan swakelola, apabila dibandingkan dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh kontraktor atau pihak ketiga.
Danlandu menyampaikan, TMMD menjadi alat untuk mempercepat pembangunan. Karena ada sinergisitas semua elemen. Masyarakat, Pemerintah, TNI, Polri dan LSM, semua harus bersama-sama bahu membahu melalui peranan masing-masing dalam mendorong percepatan pembangunan. Baik pembangunan fisik maupun non fisik.
“Dalam TMMD juga dilakukan pembangunan non fisik. Seperti penyuluhan kesehatan, KB, Gizi, pola hidup sehat. Penyuluhan kesadaran bela Negara, cinta NKRI dan kehidupan berbangsa,” katanya.
Menurut Danlanud, semakin banyak lokasi program TMMD, semakin meningkatkan nawacita yang digaungkan Presiden Jokowi. TMMD sendiri, telah dioperasikan TNI tiga kali dalam setahun sejak 2017 lalu.
Baca juga:  Angkasa Yudha 2009; Menegakkan Integritas NKRI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel