Berita

Danlanud Supadio : “Prajurit Wajib Pegang Teguh Sapta Marga”

Dibaca: 6 Oleh 09 Jan 2017Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Bertempat di Main Apron Lanud Supadio , Senin, (9/1), Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo S.IP memimpin langsung pelaksanaan Upacara Bendera tiap Senin Minggu kedua bulan Januari tahun 2017. Upacara yang berlangsung khidmat diikuti Komandan Wing 7 Lanud Supadio Kolonel Pnb Prasetiya Halim, para Kepala Dinas, para Perwira, Bintara dan Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) dijajaran Lanud Supadio, Skadron Udara 1, Skadron Udara 51, Batalyon 465 Paskhas dan Denhanud 473 Paskhas.

Dalam amanatnya Danlanud Supadio menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh anggota Lanud Supadio terkait dengan kejadian-kejadian yang belakangan ini terjadi di lingkungan TNI khususnya TNI Angkatan Udara.

“Sebagai anggota prajurit yang berpegang teguh pada Sapta Marga, Delapan Wajib dan Sumpah Prajurit hendaknya dalam bertindak dan berperilaku harus sesuai dengan pedoman tersebut. Dan selaku prajurit kehidupan kita sudah ada aturan-aturan atau rambu-rambu yang wajib ditaati bila melanggar tentu ada konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan,” jelas Danlanud.

Oleh sebab itu, lanjut Danlanud, selaku anggota TNI kita harus disiplin dan loyal kepada pimpinan dan sebaliknya menjadi pemimpin haruslah dapat mengayomi anak buahnya sehingga terjalin ikatan kekeluargaan yang kuat antara atasan dan bawahan.

Baca juga:  Peresmian Restorasi Gereja Lanud Suryadarma

Menyingung masalah bahaya kebakaran, Danlanud Supadio mengatakan bahwa diwilayah Pontianak intensitas hujan akhir-akhir ini menurun sehingga suhu udara cukup panas. Oleh karenanya diharapkan kepada seluruh anggota untuk tidak membakar sampah sembarangan dan apabila membakar sampah tentunya harus ditunggui sampai api tersebut benar-benar padam.

“Untuk instalasi listrik dirumah dinas maupun non dinas haruslah diperhatikan bagi penghuninya. Janganlah menggunakan steker listrik yang berlebihan karena dapat menyebabkan korsleting listrik yang berdampak pada kebakaran. Apabila ada instalasi listrik yang mengalami gangguan segera lapor kepada instasi yang berwenang dan jangan sekali-kali membiarkannya,” tambah Danlanud.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel