Berita

DANLANUD SUPADIO TERIMA JUARA DUNIA KELAS RINGAN

Dibaca: 13 Oleh 11 Jul 2013Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Rabu, (10/7). Bertempat di Bandara Supadio Danlanud Supadio kolonel Pnb Ir Novyan Samyoga beserta staf pejabat Lanud Supadio menerima kedatangan Daud Jordan. Petinju yang berasal dari kayong utara kalimantan barat ini akhirnya menyabet gelar juara dunia International Boxing Organization (IBO) dalam pertarungan yang menegangkan di Metro City, Northbridge, Perth, Australia, Sabtu malam.

Pada pertarungan selama 12 ronde tersebut, Daud Yordan berhasil menang angka atas petinju Argentina, Danie Eduardo Brizuela, setelah ketiga juri memberikan angka kemenangan kepada Daud, yaitu 117-111, 115-113, 116-112. Ayah dari Miquel Angela Yordan Jr. tersebut menjadi juara dunia kelas ringan (61,2 kilogram) IBO. Kelas ringan menjadi kelas baru yang ditekuni Daud Yordan setelah memutuskan pindah kelas.

Sebelumnya, petinju kelahiran Sukadana Kalimantan Barat 10 Juni 1987 tersebut menekuni kelas bulu (57,1 kilogram). Di kelas bulu, yang sudah ditekuni sejak 2005, Daud juga menorehkan prestasi yang bagus dengan menjadi juara dunia IBO. Akan tetapi, Daud kehilangan gelarnya setelah dikalahkan petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka, melalui pertarungan yang menegangkan di Senayan, Jakarta, 14 April 2013.

Baca juga:  TNI Siap Menyelamatkan Anak Cucu Bangsa Indonesia

Juara dunia yang diraih Daud Yordan di kelas ringan itu bukan yang pertama kali bagi petinju Indonesia, karena sejumlah petinju pernah dan masih memegang gelar juara dunia. Petinju Indonesia yang meraih gelar juara dunia pertama kali adalah Ellyas Pical (juara dunia kelas terbang junior IBF), Nico Thomas (juara dunia kelas terbang mini IBF), Chris John (juara dunia kelas bulu WBA), M. Rahman (juara dunia kelas terbang mini IBF).

Pada kesempatan tersebut Danlanud juga turut mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih daud dan hasil yang telah diraih supaya dipertahankan dan ditingkatkan, karena hal ini tentunya sangat membanggakan masyarakat Kalbar dan negara Indonesia.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel