Berita

Danlanud Swo Sebagai Irup PDTH

Dibaca: 49 Oleh 14 Jul 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Komandan Pangkalan TNI AU Soewondo Kolonel Pnb Daan Sulfi, S. Sos., M. Si. sebagai Irup pada upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) terhadap Pelda Ramlan Damanik, anggota seksi Yanpers Lanud Soewondo yang melakukan Pelanggaran Hukum Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika yang dilaksanakan di lapangan Nawa Tunggal Lanud Soewondo. Kamis (13/7).

Danlanud dalam sambutannya mengatakan bahwa pemberian hukuman berupa PDTH, diberikan kepada seseorang akibat perbuatan, tindakan dan tingkah lakunya yang telah menyebabkan pencemaran nama baik satuan atau merugikan sistem organisasi khususnya TNI Angkatan Uadara. Hukuman harus diterapkan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh organisasi demi memperoleh kemajuan dan perkembangan kearah yang lebih baik.

Penegakan hukum bagi Lanud Soewondo berlaku kepada seluruh anggotanya, baik anggota Militer maupun Pegawai Negeri Sipil, dengan tidak melihat atau memandang pangkat dan jabatan. Hal ini telah dibuktikan dan dilaksanakan Lanud Soewondo pada hari ini dengan memberikan hukuman kepada satu orang anggota yang diberhentikan dengan tidak hormat yaitu atas nama Pelda Ramlan Damanik anggota Bintara Yanpers Lanud Soewondo.

Baca juga:  Tupdiksuspa Lambangja A-39

Lebih lanjut Danlanud menyampaikan bahwa, pada dasarnya, semua pimpinan tidak menghendaki upacara seperti ini, dan seharusnya tidak boleh terjadi apabila seluruh anggota Lanud Soewondo sadar akan status, fungsi, tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang abdi dan aparat negara. Namun demikian, demi tegaknya aturan serta norma yang ada dilingkungan TNI, maka upacara pemecatan ini harus dilaksanakan. Pemberian hukuman ini merupakan bentuk dan wujud keseriusan TNI pada umumnya dan TNI Angkatan Udara pada khususnya, dalam menegakan hukum bagi prajurit yang tidak taat kepada aturan dan hukum yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut Danlanud juga menegaskan kepada seluruh personel Lanud Soewondo, agar hal ini dapat dijadikan sebagai pengalaman pahit dan menjadi efek jera, jangan sampai hal serupa kembali terjadi kepada prajurit maupun PNS di Lanud Soewondo ini, kata Danlanud.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel