Berita

DANPUSDIKBANGSPES KODIKLAT TNI BUKA KURSUS PERWIRA SISHANUDNAS VII

Dibaca: 16 Oleh 25 Sep 2013Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Komandan Pusat Pendidikan dan Pengembangan Spesialisasi (Danpusdikbangspes) Kodiklat TNI Marsekal Pertama TNI Emir Panji Dermawan yang didampingi Komandan Pusdiklat Hanudnas Kolonel Pnb Abdul Sukur, M. Si(Han) secara resmi membuka Kursus Perwira Sistem Pertahanan Udara Nasional (Sishanudnas) VII dan Bintara/Tamtama Radar Operator (Radop) VII Tahun 2013 yang diikuti oleh Asopsdik Pusdikbangspes Kodiklat TNI Kolonel Inf. Budi Hartono, Para Direktur, Kapokinst, Instruktur serta para siswa yang bertempat di Aula Pusdiklat Hanudnas Surabaya, Selasa (24/9).

Kursus Perwira Sishanudnas VII diikuti oleh 25 orang dengan kepala sekolah Mayor Kes Rr. Triwigati, S.Pd dan Bintara/Tamtama Radop VII diikuti oleh 25 orang dengan kepala sekolah Mayor Lek Haryono. Kursus Perwira Sishanudnas VII dan Bintara/Tamtama Radop VII akan dilaksanakan selama dua bulan. Upacara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda siswa secara simbolis kepada perwakilan siswa.

Dalam amanatnya Komandan Pusat Pendidikan dan Pengembangan Spesialisasi (Danpusdikbangspes) Kodiklat TNI Marsekal Pertama TNI Emir Panji Dermawan mengatakan, bahwa tujuan penyelenggaraan Kursus Perwira Sistem Pertahanan Udara Nasional ini, dalam rangka mendidik dan melatih kemampuan dan keterampilan perwira TNI tentang Sistem pertahanan udara yang profesional dan terampil dalam mengendalikan berbagai macam alutsista, seperti pesawat tempur sergap, radar hanud, peluru kendali dan meriam hanud yang dimiliki TNI yang semuanya merupakan suatu kesatuan alutsista terpadu.

Baca juga:  CALON KOMANDAN SATUAN PASKHAS MELAKSANAKAN TES KESAMAPTAAN

Sedangkan Kursus Operator Radar ditujukan untuk menjadikan peserta didik dapat menjadi personel yang handal dalam mengoperasikan Sista Radar.

Lebih lanjut dikatakan, meskipun pada dasarnya pengetahuan radar sedikit banyak sudah dimiliki oleh para siswa Operator Radar, namun peningkatan serta pendalaman materi baik secara teori maupun praktek masih perlu diberikan secara lebih mendalam. Hal ini disebabkan karena sistem Radar adalah salah satu unsur Hanud yang mahal dan sarat dengan Teknologi tinggi, khususnya Teknologi Elektronika, untuk itu penanganan pengoperasian dan perawatannya memerlukan personel radar yang memiliki kecakapan, kecerdasan dan keterampilan yang memadai sesuai dengan teknologi yang ada, tegasnya.

Setelah upacara pembukaan selesai dilanjutkan dengan jam Komandan yang dipimpin oleh Asopsdik Pusdikbangspes Kodiklat TNI Kolonel Inf. Budi Hartono.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel