Berita

Dansesko TNI Buka PKB Kejuangan di Seskoau

Dibaca: 11 Oleh 18 Okt 2011Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Senin (17/10) Bertempat di gedung Grha Widya Dirgantara Seskoau, Lembang, Bandung Barat, Komandan Sesko TNI Laksamana Madya TNI Moch Jurianto secara resmi membuka Program Kegiatan Bersama (PKB) Kejuangan Pasis Sesko Angkatan Tahun Ajaran 2011. PKB Kejuangan dilaksanakan selama empat hari diikuti sekitar 500 personel dari Sesko TNI, Seskoad, Seskoal, Seskoau dan peninjau dari Sespimpol dan beberapa Mahasiswa Pasca Sarjana dari Unpad, UPI, Unpas serta Unpar. Kegiatan diisi dengan seminar dan pertandingan olah raga bertujuan memantapkan semangat integrasi TNI, memperkokoh soliditas persatuan kesatuan serta untuk membantu mewujudkan masa depan Bangsa Indonesia yang lebih maju, lebih makmur, lebih aman, lebih demokratis, lebih adil dan lebih sejahtera.

Dalam sambutannya Dansesko TNI mengatakan, PKB Kejuangan yang diselenggarakan selama empat hari dari tanggal 17 hingga 20 Oktober 2011 diisi dengan seminar yang membahas permasalahan aktual di masyarakat yaitu kepemimpinan TNI. Dijelaskan menurut hasil jajak pendapat di Harian Kompas, beberapa waktu lalu, kepemimpinan TNI memang masih diakui sebagai model kepemimpinan yang seyogyanya patut di contoh oleh kepemimpinan sipil di era reformasi dewasa ini.

Baca juga:  4 Pesawat F 16 Latihan Bantuan Tembakan (Latbantem) Trimatra di Situbondo

Ditambahkan juga oleh Dansesko TNI, kemajuan Iptek kemiliteran telah menghasilkan produk-produk sistem senjata baru yang serba canggih dengan akurasi tinggi, daya penghancur besar dan daya jangkau jauh. Dansesko TNI juga menyampaikan mengenai sifat peperangan yang menekankan penghancuran infrasrtuktur vital dan sifatnya yang lebih cepat. Sementara itu, negara-negara besar mengembangkan strategic space dan instrument politik ekonomi untuk menguasai sumber-sumber potensi ekonomi. Untuk membenarkan tindakannya, mereka memakai dalih memerangi terorisme internasional, menegakkan HAM dan demokrasi atau melucuti senjata pemusnah massal. Sedangkan Negara-negara kecil hanya mengedepankan instrumen politik dan ekonomi, sehingga wilayah perbatasan, jalur-jalur ekonomi internasional dan pusat-pusat sumber daya alam berpotensi menjadi sumber konflik antarnegara.

Ditekankan Dansesko TNI, saat ini telah terjadi pergeseran paradigma kepemimpinan akibat gelombang perubahan global di semua aspek kehidupan masyarakat Indonesia yang merombak tatanan sosial, ditandai menguatnya paham sekularis, primordialis, individualis, materialis konsumeris dan kapitalis. Oleh karena itu, mengutip tulisan Warren Bennis, tantangan pemimpin masa depan pada aspek pembinaan sumber daya manusia dapat ditempuh dengan mengembangkan arsitektur sosial yang mampu mendorong bawahannya bekerjasama dengan berhasil dan memanfaatkan kreativitasnya. Sedangkan untuk TNI, menurut Dansesko TNI model kepemimpinan yang dikembangkan adalah model kepemimpinan yang harus lebih mengedepankan etika dan moral serta profesionalitas. 

Baca juga:  Pangkohanudnas Periksa kesiapan Komob

Teknis kegiatan, pada hari pertama dilaksanakan seminar dan paparan perwakilan Pasis dari masing-masing Sesko Angkatan. Sekali tampil dua personel yang membawakan makalah secara bergantian. Hal yang menarik sebelum paparan tiap Pasis Sesko Angkatan adalah pengucapan yel-yel yang kompak, bersemangat dan bergemuruh. Pada hari terakhir sebelum penutupan, dilaksanakan lagi seminar dan paparan untuk mewujudkan makalah induk. Tema seminar “Dengan kepemimpinan TNI Masa Depan kita wujudkan TNI yang Profesional”.

Hadir pada upacara pembukaan PKB Kejuangan ini antara lain, Danseskoal Laksamana Muda TNI Arief Rudianto, SE., Danseskoau Marsekal Muda TNI Boy Syahril Qamar, SE., Wadanseskoad Brigadir Jenderal TNI APJ Noch Bola, para pejabat, Perwira Penuntun, dosen serta tamu undangan dari lingkungan akademis.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel