Berita

Dansesko TNI Tutup Latihan Tutuka 33

Dibaca: 13 Oleh 18 Mei 2010Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Kasum TNI Laksdya TNI Y Didik Heru Purnomo mewakili Panglima TNI Jendral Djoko Santoso selaku pimpinan umum latihan, didampingi Dansesko TNI Marskal Madya TNI Edy Harjoko selaku Direktur Latihan, Kamis, (12/11) menutup latihan Tutuka 33 di Ruang Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional (Pupunas) Makohanudnas, Halim Perdanakusuma Jakarta.

 

Sebelumnya Dansesko TNI beserta rombongan menyaksikan langsung manuver lapangan yang dilaksanakan oleh para pelaku latihan Tutuka 33 Tahun 2009. Hadir dalam acara tersebut Pangkohanudas Marsda TNI Dradjad Rahardjao S.IP, Kapuspen TNI Marsda TNI Sagom dan para pejabat lainnya.

 

Gelar latihan Tutuka 33 tahun 2009 telah dilaksanakan geladi lapangan selama 4 hari sejak 9 hingga 12 Nopember 2009 dengan mengambil lokasi di wilayah Lanud Balikpapan Kalimantan Timur dan Lanud Samratulangi Manado. dengan melibatkan unsur-unsur Hanud, pesawat F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi Madiun, Pesawat tempur Sukhoi dari Skadron Udara 11 Lanud Hasanudin Makasar, serta seluruh Satuan Radar (Satrad) yang berada dalam jajaran Kosekhanudnas II dan Kasekhanudnas IV Papua, Kapal Republik Indonesia (KRI) yang berkemampuan Hanud, dan Arhanud. Sebelum dilaksanakan geladi lapangan para pengawas, penilai dan pelaku mengikuti penataran atau latposko selama satu hari pada tanggal 2 Nopember 2009 di Makohanudnas.

Baca juga:  Batam Tujuan Selanjutnya Kuliah Kerja Pasis Seskoau A-57 dan Sesau A-13

 

Panglima TNI Jendral TNI Djoko Santoso dalam amanatnya yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Y Didik Heru Purnomo mengatakan, Kohanudnas merupakan salah satu komando utama TNI memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman serta menghadapi pelanggaran wilayah udara, bahkan kemungkinan terjadinya perang elektronika baik dalam skala terbatas maupun luas. Menyikapi hal tersebut pelaksanaan geladi lapangan latihan Tutuka 33 Kohanudnas ini merupakan salah satu upaya dan jawaban untuk mengetahui sampai sejauhmana tingkat kemampuan dan batas kemampuan kohanudnas bila dihadapkan dengan trend tantangan dan ancaman yang dihadapi.

 

Dengan melaksanakan latihan secara berkesinambungan diharapkan dapat peningkatan kemampuan, baik perorangan maupun satuan dan pada bagian akhir harus diadakan evaluasi dan konsolidasi paskah latihan agar terwujud kesesuaian dan keserasian antara hasil latihan dengan kondisi riil kesatuan. Dengan demikian kedepan kita akan mampu melaksanakan pengembangan dan pembinaan satuan secara terus menerus dan berkesinambungan. harap Panglima TNI Jendral Djoko Suyanto.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel