Berita

DANWINGDIKTEKKAL: PERSPEKTIF PENDIDIKAN SEBAGAI BRIDGING

Dibaca: 17 Oleh 15 Apr 2013Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

“Perspektif pendidikan TNI Angkatan Udara, khususnya Wingdiktekkal sebagai bridging bagi Perwira Angkutan agar dapat mengawaki TNI Angkatan Udara di masa mendatang yang lebih baik,” jelas Komandan Wingdiktekkal Kolonel Tek Sigit Priyono GSC, S.IP., M.Sc saat upacara penutupan pendidikan Kursus Perwira (Suspa) Angkutan angkatan ke-11 di lapangan Skadik 301 Wingdiktekkal. Senin (15/4).

Agar dapat mengawaki TNI Angkatan Udara, katanya, para Perwira haruslah menjadi Perwira yang berkualitas penuh dengan dedikasi, motivasi dan inovasi yang cermelang. “Untuk menjadi Perwira berkualitas, hanya dapat diwujudkan dengan membiasakan diri bekerja secara tekun, sistematis dan disiplin yang tinggi dengan senantiasa berorientasi pada keberhasilan pelaksanaan tugas,” tegasnya.

“Tantangan ke depan jauh lebih sulit dibandingkan saat ini, dimana bukan faktor eksternal saja, melainkan faktor internal yang berasal dari personel TNI Angkatan Udara itu sendiri,” jelasnya. Sehingga, lanjutnya, para Perwira muda untuk mengembangkan wawasan pengetahuan, cara berpikir, menganalisa suatu permasalahan untuk menatap ke depan menuju paradigma baru dan pemikiran perspektif cendekian.

Baca juga:  SAKA DIRGANTARA "MENGGALANG KEKUATAN CADANGAN"

Melalui pendidikan ini, para Perwira telah dibekali ilmu pengetahuan dan keterampilan khusus di bidang angkutan sebagai Perwira Angkutan tingkat penata pemula selama dua bulan di Skadik 301 Wingdiktekkal dan diikuti sebanyak 15 Perwira siswa, yang pada akhir pendidikan memutuskan Kapten Kal Yudha Siswayudi Kasubsi Kaporbama Yanpers Dispers Lanud Adi Soemarmo sebagai lulusan terbaik.

Hadir dalam upacara penutupan pendidikan Kasubdis Binprofkal Kololonel Kal Rino, Letkol Kes Ahmad dari Rumah Sakit dr Salamun, Letkol Kal Ariyanto Kadislog Lanud Husein, Letkol Tek Vidion dari dari Depohar 10, Mayor Tek Tentio Hartono dari Disminpersau dan para pejabat Wingdiktekkal.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel