Berita

DANWINGDIKTEKKAL: “Sapta Marga Sebagai Pedoman Hidup Sekaligus Hakikat Jatidiri Prajurit TNI”

Dibaca: 20 Oleh 24 Agu 2011Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

“Pengetahuan yang telah didapat hendaknya terus dipelihara dan disegarkan secara terus menerus , sehingga tidak luntur dan terpengaruh oleh dampak negatif kemajuan pembangunan. Sudah banyak contoh, prajurit- prajurit yang terpaksa mengakhiri dinasnya dengan menyedihkan karena kadar mental kejuangannya sangat rendah. Oleh karena itu, Sapta Marga sebagai pedoman hidup sekaligus hakikat jatidiri prajurit TNI perlu terus dipahami dan dihayati secara benar, untuk kemudian ditindaklanjuti dengan pengamalan secara konsisten sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.” Ungkap Danwingdiktekkal, Kolonel Tek Agus Yulianto pada saat menutup pendidikan Susbamenjur Senjata Angkatan ke-15, Susjurlata Ranmor Angkatan ke-3 dan Susjurlata BMP Angkatan ke-11 di lapangan apel Skadik 303 Wingdiktekkal Kalijati, Rabu (24/8). 

Pendidikan yang dilaksanakan selama tiga bulan ini, diikuti sebanyak 55 siswa terdiri dari 15 siswa Susbamenjur senjata, 28 Susjurlata Ranmor dan 11 siswa Susjurlata BMP yang telah dilaksanakan di Skadik 303 dan Skadik 304 Wingdiktekkal dengan diberikan bekal pengetahuan dan keterampilan di bidang senjata, bahan bakar minyak dan pelumas (BMP) serta kendaraan bermotor (Ranmor) yang dilandasi jiwa Sapta Marga serta memiliki kesemaptaan jasmani yang baik, kemudian pada akhir pendidikan memutuskan Serka Cecep Iwan Setiawan Effendi mantan siswa mantan siswa Susbamenjur Senjata, anggota Seksi senjata Lanud Atang Sanjaya, Pratu Robby Saputra mantan siswa Susjurlata Ranmor, anggota Satuan Radar 214 Pemalang, Pratu Nana Saputra mantan siswa Susjurlata BMP, anggota seksi BMP Dislog Lanud Husein Sastranegara sebagai lulusan terbaik. 

Baca juga:  TIM ASET LANUD PALEMBANG AMANKAN ASET TANAH TNI AU DI BENGKULU SELATAN

Danwingdiktekkal, Kolonel Tek Agus mengharapkan para mantan siswa dapat menerapkan, mengaplikasikan dan mengembangkan pelajaran yang telah didapatkan di lembaga pendidikan ini dan jangan merasa puas dengan apa yang telah didapatkan selama melaksanakan pendidikan di Wingdiktekkal ini, melainkan kembangkan dan tingkatkan di tempat bertugas sehingga pendidikan ini akan menjadikan tambahan ilmu serta merupakan kredit point untuk jenjang pendidikan selanjutnya. 

Hadir dalam upacara penutupan pendidikan tersebut Komandan Lanud Suryadarma, Kolonel Pnb Heraldi Dumex Dharma, S. AP., M. Si. (Han), Bimprofkal Letkol Kal Zulkarnaen, dari Disdikau Mayor Adm Suwardi dan dari Kodikau Mayor Kes Mayzardin serta para pejabat dari Lanud Suryadarma.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel