Berita

DANWINGDIKTEKKAL TUTUP SUSBAMENJUR KAL DAN SEJURLATA RANMOR

Dibaca: 42 Oleh 04 Jun 2014Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Sebanyak 15 siswa Susbamenjur Pembekalan angkatan ke-29 dan 30 siswa Sejurlata Kendaraan Bermotor angkatan ke-6 dinyatakan lulus dan berhak menerima ijasah setelah selama tiga bulan menempuh pendidikan di Skadron pendidikan 304 dan Skadron Pendidikan 303 Wingdiktekkal dan ditetapkan Pelda Wahyudi asal kesatuan Anggota Skadik 301 dan Praka Heri Siswanto, anggota Sathar 64 Depohar 60 Lanud Iswahyudi sebagai siswa lulusan terbaik, pernyataan itu, disampaikan Komandan Wing Pendidikan Teknik dan Pembekalan (Danwingdiktekkal) Kolonel Tek A.Tavianta S.IP dalam upacara penutupan pendidikan di Lapangan apel Skadik 303 Wingdiktekkal, Kalijati, Rabu (4/6). 

Danwingdiktekkal mengatakan, pendidikan Susbamenjur pembekalan dan Susjurlata Ranmor merupakan pendidikan lanjutan Tamtama, yang telah diselesaikan dengan baik ini menunjukan para mantan siswa sekalian telah mendapatkan tiket untuk dapat memenuhi persyaratan pendidikan Sekolah Pembentukan Perwira dan Bintara pada masa yang akan datang. “ 

Karenanya, pahamilah bahwa apa yang didapat para lulusan selama tiga bulan pendidikan merupakan usaha untuk memperoleh ilmu dan ketrampilan sebagai bekal dari perjalanan panjang para lulusan mengabdi di TNI Angkatan Udara,“ kata Danwingdiktekkal. 

Baca juga:  Petugas Medis Sangat Rentan Tertular Virus Corona

Danwingdiktekkal mengharapkan, para lulusan dapat menjadi calon prajurit TNI Angkatan Udara di masa mendatang yang memiliki jiwa kejuangan yang handal dan jiwa keprajuritan yang tangguh serta wawasan ilmu pengetahuan yang memadai dengan karakter kaya akan ide dan gagasan segar untuk kemajuan TNI Angkatan Udara. 

Disamping itu, juga memiliki kapasitas intelektual yang cukup serta senantiasa berusaha menimba ilmu secara berkelanjutan dan memiliki sikap dan mentalitas yang lebih terbuka, serta berusaha memberikan yang terbaik bagi TNI Angkatan Udara. 

“Dengan memahami karakter tersebut, saya yakin dan percaya para lulusan mampu tampil sebagai seorang prajurit pejuang yang menjunjung tinggi moralitas, dan dapat menjadikan bekerja itu sebagai sebuah kebutuhan, yang pada gilirannnya akan menjadi budaya kerja yang tidak akan luntur sampai kapanpun,” kata Danwingdiktekkal. 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel