Berita

DANWINGDIKUM : BUDAYA SAFETY JATI DIRI PERWIRA LAMBANGJA

Dibaca: 8 Oleh 13 Okt 2014Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

“Budaya safety sebagai jati diri Perwira Lambangja,” ujar Danwingdikum Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey saat menutup Kursus Perwira Keselamatan Terbang dan Kerja (Suspa Lambangja) Angkatan Ke-36 di Laboratorium Harmoni Skadik 502 Wingdikum, Jakarta. Senin (13/10).

Budaya safety, lanjutnya, bukan sekedar ucapan belaka melainkan nafas kehidupan Perwira Lambangja. Hal ini dikatakan, tentunya dengan alasan yang mendasar guna mewujudkan keselamatan terbang dan kerja disetiap pelaksanaan tugas. “Karena dengan ditutupnya pendidikan ini, saudara telah memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dibidang lambangja. Untuk itu, buktikan bahwa saudara mampu menjawab tantangan tersebut sebagai hasil didik Skadik 502 Wingdikum,” tegasnya.

Tantangan yang dimaksud berupa usaha preventif dan represif terhadap penyebab kecelakaan baik dari faktor human error, materiil, media dan kondisi alam. Melalui usaha tersebut, katanya, diharapkan mampu meminimalisir dan mencegah terjadinya kecelakaan. “Sehinga kerugian akan alutsista, personel dan fasilitas lainnya dapat dihindari,” harapnya.

Dalam upacara penutupan pendidikan ini, memutuskan Lettu Pnb Rizki Randiguna kesatuan Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja sebagai lulusan terbaik Suspa Lambangja Angkatan Ke-36. Danwingdikum mengucapkan selamat atas keberhasilannya memperoleh predikat siswa terbaik. “Keberhasilan ini juga harus dirasakan di kesatuan masing-masing para lulusan dengan menerapkan dan mengaplikasikan teori dan praktek tentang lambangja,” ujarnya.

Baca juga:  PESAWAT HERCULES SKADRON 32 JEMPUT WNI DI MESIR

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel