Berita

DANWINGDIKUM PIMPIN SIPELUT DI SKADIK 505

Dibaca: 155 Oleh 06 Des 2013Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Komandan Wing Pendidikan Umum Kolonel Pnb Arif Widianto memimpin sidang penentuan lulus/ tidak lulus (sipelut) siswa Kursus Intensife Bahasa Inggris (KIBI) Sekolah Bahasa Jajaran Skadron Pendidikan 505 yang meliputi siswa KIBI angkatan ke-79. Sekolah Bahasa (Sesa) Halim Perdanakusuma, Jakarta, siswa KIBI angkatan ke- 55, Sesa Abdurahman Saleh, Malang, siswa KIBI angkatan ke-59 sesa Iswahyudi, Madiun. Siswa KIBI angkatan ke- 48 sesa Husein Sastranegara, Bandung, dan siswa KIBI angkatan ke- 34 sesa Sultan Hasanudin, Makasar serta siswa Suspa Lambangja angkatan ke-34 Skadik 502, bertempat di ruang serba guna Skadron Pendidikan (Skadik) 505 Halim Perdanakusuma Jakarta. Jumat (6/11).

Hadir pada acara tersebut Komandan Skadik 505 Letkol Sus Drs. Istarto,M,Papp.Ling.L.T., Komandan Skadik 502 Letkol Adm Heri Purnomo, Kasiopsdik Skadik 505 Mayor Sus Karya Wijaya Samosir, Komandan Sekolah Bahasa (Dansesa) Halim Mayor Sus Sismalia, Dansesa Abdurachman Saleh Mayor Sus Azizah, Dansesa Iswahyudi Mayor Sus Nugrahaeni, Dansesa Husein Kapten Sus Siswoyo, Dansesa Sultan Hasanudin Mayor Tek Asep Syafari serta Danflight B Skadik 502 Mayor Adm Ahmad Peradiansyah dan perwira lainnya.

Baca juga:  KEPALA STAF AU PHILIPINA DISAMBUT DANLANUD HUSEIN S

Acara diawali laporan perwira yang ditunjuk, pembukaan sidang oleh Danwingdikum, pembacaan laporan singkat Kamandan Skadik 505, para Komandan Sesa jajaran, laporan singkat Danflight B Skadik 502 kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dan saran.

Dalam forum ini pimpinan rapat dan peserta rapat atau Perwira terkait membahas satu persatu dengan teliti dan cerman hasil penilaian yang meliputi nilai prestasi akademis, kepribadian dan kesemaptaan serta nilai prestasi pendidikan para siswa selama menjalankan pendidikan di lemdik yang bersangkutan, termasuk penentuan lulus dan tidak lulus serta menentukan tingkatan rangking para siswa dalam melaksanakan pendidikan tersebut . Lulus atau tidak lulusnya siswa, ditentukan dari tiga penilaian yaitu nilai akademis, nilai kepribadian serta nilai kesamaptaan jasmani dan melalui sidang ini juga akan ditentukan siswa terbaik dengan melihat ketiga penilaian tersebut.

Danwingdikum mengharapkan agar nilai yang telah diberikan oleh para instruktur atau tenaga pendidik telah obyektif dan sesuai dengan aplikasi para siswa baik di kelas maupun di lapangan, karena para komandan dan para staflah yang tahu persis penilaian kondisi para siswa saat melaksanakan pendidikan. Sehingga saat ini adalah pemantapan hasil penilaian yang nantinya akan dipertanggung jawabkan pada penutupan pendidikan. ungkapnya.

Baca juga:  Dirdiklatau Tutup Pendidikan Sejursarta Pomau A-45 Dan Sejursarta Radar A-31

Pada acara tersebut Danwingdikum memanggil salah seorang siswa KIBI angkatan ke-79 dari sesa Halim yang memiliki nilai tertinggi dan terendah. Siswa tersebut kemudian diberi pertanyaan dan dikasih kesempatan untuk menjelaskan mengenai kendala-kendala dan permasalahan serta kesan dan pesan para siswa selama melaksanakan pendidikan di lemdik tersebut. Danwingdikum juga memberikan kesempatan kepada para Komandan Skadik dan para Komandan Sekolah Bahasa sebagai penyelenggara pendidikan untuk menyampaikan permasalahan dan kendala apabila ada sebagai bahan masukan sehingga kedepan pelaksanakaan pendidikan menjadi lebih baik lagi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel