TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Denhanud 474 Paskhas Evakuasi Warga  Terjebak Banjir Dan Tanah Longsor

By 29 Nov 2017Berita
2017-11-30-paskhas-bantu-banjir

TNI AU. Tim SAR Denhanud 474 Paskhas dipimpin langsung oleh Letkol Pas Fajar Ardi Kriswanto selaku Komandan Denhanud 474 Paskhas melaksanakan evakuasi warga yang terjebak banjir dan tanah longsor yang terjadi dikarenakan hujan deras yang terus menerus mengguyur kawasan Yogyakarta khususnya di Imogiri, Bantul.

“Awalnya kami menerima laporan didusun Ngrancah terisolir diakibatkan luapan Kali Oya. Setelah berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait diantaranya Basarnas, Tagana, dan BNPB Daerah Bantul maka kita segera bergerak menuju titik evakuasi,” ujar Letkol Pas Fajar Ardi Kriswanto.

“Kondisi paling parah dialami warga desa Dusun Ngrancah Sriharjo Imogiri Bantul, sehingga Tim SAR Denhanud 474 Paskhas lebih memusatkan evakuasi warga didaerah tersebut,” ujarnya lebih lanjut

Selain itu, Komandan Denhanud 474 Paskhas memaparkan kronologis evakuasi, “Tim evakuasi tiba Pukul 23.15 WIB di perbatasan Dusun Ketos dengan Dusun Ngrancah, kemudian melakukan penyiapan perahu/LCR dan peralatan evakuasi. Selanjutnya LCR pertama bergerak, dikarenakan arus air terlalu deras, hujan lebat dan gelap maka tim evakuasi menyatakan untuk menunda menunggu situasi dan kondisi mendukung.” jelasnya.

“Selanjutnya pada dini hari pukul 04.00 WIB, dengan situasi lapangan membaik Tim SAR Denhanud 474 Paskhas melaksanakan evakuasi warga dan ternak yang berada di Dusun Ngrancah. Menjelang siang giat evakuasi selesai, untuk warga Ngrancah sementara mengungsi di Dusun Ketos yang posisinya berada lebih tinggi.” imbaunya.

Salah seorang warga dari Dusun Kentos bapak Muhammad Wakhid mengucapkan syukur dan terima kasih atas bantuan dari TNI Angkatan Udara yang sudah menyelamatkan kami. “Kami tidak tahu apa yang terjadi kalau kami masih ditempat ini,” ujarnya dengan suara lirih.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Denhanud 474 Paskhas Evakuasi Warga  Terjebak Banjir Dan Tanah Longsor