Berita

DENMATRA 2 DAN YONKO 464 BANTU KORBAN ERUPSI

Dibaca: 2 Oleh 21 Feb 2014Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) Paskhas Lanud Abd Saleh, hari ini (Kamis, 20/2) kembali terjun langsung membantu warga masyarakat Ngantang Kabupaten Malang yang terkena musibah erupsi Gunung Kelud. Dua SSK Pasukan Khas yang berasal dari Detasemen Matra 2 Lanud Abd Saleh sejumlah 100 orang (1 SSK) dan 1 SSK Paskhas lainnya yang berasal dari Batalyon Komando 464, bersama-sama bertugas membersihkan pasir dan debu vulkanik yang menimpa rumah-rumah dan pekarangan warga masyarakat setempat.

Puing-puing rumah dan perabot yang rusak akibat erupsi-pun juga menjadi sasaran Paskhas untuk dibersihkan dan dirapikan. Rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan segera diperbaiki Paskhas dan unsur lainnya bersama warga masyarakat juga para relawan, agar segera dapat ditempati bila para penghuninya sudah diijinkan kembali dari pengungsian yang tersebar di beberapa titik di sekitar Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Komandan Detasemen Matra 2 Paskhas Lanud Abd Saleh, Mayor Psk Deni Ramdani memimpin langsung pergerakan pasukannya dalam membantu kesulitan warga yang mengalami musibah tersebut. Tidak hanya memimpin anggotanya agar bekerja secara prosedural, Mayor Psk Deni R. pun juga menyemangati warga agar tetap tabah menerima musibah dan tetap semangat mejalani hidup, sehingga kesulitan apapun yang dihadapi akan dapat diselesaikan dengan baik.

Baca juga:  Lanud Haluoleo Terlibat Apel Siaga Penanganan Bencana "Aman Nusa II 2020"

Apalagi kita adalah bangsa yang hidup selalu mengedepankan kebersamaan, sehingga agar tetap diyakini bahwa segenap unsur yang ada di negeri ini pasti akan saling bahu-membahu untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi saudara-saudara kita.

Sementara dua SSK Paskhas, melihat tingkat kerusakan lingkungan yang ada di depannya, sejalan dengan arahan dan penekanan Mayor Psk Deni tidak canggung lagi, langsung bahu-membahu bersama unsur lainnya menyelesaikan sisa-sisa kerusakan yang belum sempat disentuh.

Kiranya sudah menjadi kebiasaan Paskhas yang sering melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP/membantu warga masyarakat yang mengalami musibah bencana alam), oleh karenanya pergerakan pasukan baret jingga tersebut sangat rapi, teratur, dan terampil untuk segera menyelesaikan tugas-tugas yang ada di depannya.

Keahlian berkomunikasi para pasukan khas TNI AU juga memotivasi suasana menjadi lebih semarak dan menumbuhkan semangat untuk terus bekerja sambil bersenda gurau, sehingga tidak terasa puing-puing kerusakan pun hampir selesai dirapikan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel